OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Amien Rais/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus senior Amien Rais bertekad ingin melawan kezaliman lewat partai baru yang ia dirikan.
Partai Ummat akhirnya resmi dideklarasikan. Acara yang dilangsungkan secara online ini, dihadiri sebanyak 2.239 peserta dari seluruh Indonesia. Pembacaan deklarasi dilakukan oleh Amien Rais.
Menggenakan seragam partai serba berwarna hitam dengan lambang bintang emas pada kantongnya, Amien Rais membacakan deklarasi Partai Ummat dengan lancar dan penuh perhatian.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya deklarasikan Partai Ummat di persada bumi Indonesia yang kita cintai bersama," kata Amien Rais, dalam siaran langsung di YouTube resminya, Kamis (29/4/2021).
BACA JUGA: Bocah di Sewon Tewas Setelah Makan Sate dari Perempuan Misterius, Benarkah karena Racun Sianida?
Menurut dia, Partai Ummat akan bersama-sama dengan elemen anak bangsa lainnya dan akan berkolaborasi di dalam menegakkan keadilan dan kebenaran. Untuk itu, dia meminta semua kader dan anggota partai selalu siap berkurban.
"Kami Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya Insya Allah akan bekerja, berjuang dan berkurban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," kata Amien, dalam deklarasinya.
Detik-Detik Deklarasi Penandatanganan Papua Damai Lebih lanjut, Amien mengimbau seluruh seluruh kader untuk selalu bersabar, tekun, dan teguh pada cita-cita menegakan keadilan dan kebenaran tersebut. Sehingga, apa yang dicita-citakan tercapai tanpa perlu menggunakan cara yang tidak sah.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Partai Ummat Resmi Dideklarasikan, Siap Lawan Kezaliman
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Partai Ummat Resmi Dideklarasikan, Siap Lawan Kezaliman".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.