BPOM Bongkar Obat Palsu Codrela dan Trivam, Bahaya Mengintai
BPOM temukan obat palsu Codrela dan Trivam Fliege. Tak terdaftar, berbahaya, dan beredar luas di marketplace.
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Gempa Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Manokwari Selatan, Papua Barat pada Minggu (25/4/2021) pagi sekitar pukul 08.52 WIB.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi di 85 km Tenggara Manokwari Selatan, Papua Barat.
"Gempa Dirasakan Magnitudo: 5.1, Kedalaman: 10 km, 25 Apr 2021 08:52:43 WIB, Koordinat: 1.60 LS-134.42 BT (Pusat gempa berada di laut 89 km Tenggara Manokwari Selatan), Dirasakan (MMI): III Ransiki, III Manokwari," tulis BMKG melalui akun Twitter, Minggu (25/4/2021).
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan Tsunami. Adapun, gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa Magnitudo 5,1 itu turut dirasakan hingga ke wilayah Ransiki dan Manokwari.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap berhati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.
#Gempa Dirasakan Magnitudo: 5.1, Kedalaman: 10 km, 25 Apr 2021 08:52:43 WIB, Koordinat: 1.60 LS-134.42 BT (Pusat gempa berada di laut 89 km Tenggara Manokwari Selatan), Dirasakan (MMI): III Ransiki, III Manokwari #BMKG https://t.co/OiHiTwdNUp
— BMKG (@infoBMKG) April 25, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.
Ledakan kembali terjadi pada kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Insiden kedua dalam sehari ini dilaporkan media Iran.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.