Advertisement
Jokowi Ingin 70 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 pada Juli 2021
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, Senin (22/3/2021) - BPMI Setpres/Laily Rachev
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan sebanyak 70 juta warga menerima vaksin Covid-19 pada Juli 2021. Jika tercapai, dia meyakini kurva kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia akan terus melandai.
"Nanti kurvanya akan keliatan turunya di bulan Juli kalau vaksinasinya bisa mencapai 70 juta orang," katanya dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah 2021 yang digelar secara virtual, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu (14/4/2021).
Advertisement
Lebih lanjut, Kepala Negara juga meminta para kepala daerah agar terus mendukung program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.
Menurutnya, vaksinasi menjadi bagian integral dari upaya penanggulangan pandemi, selain Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Selain itu, Jokowi juga mewanti-wanti para kepala daerah untuk tidak tergesa-gesa membuka kembali kegiatan di banyak sektor walaupun terjadi penurunan kasus positif di daerahnya.
Pasalnya, ada sejumlah daerah dan bahkan negara yang kemudian lengah dalam pengawasan protokol kesehatan setelah kegiatan di daerahnya berjalan normal sehingga lonjakan kasus positif kembali terjadi.
Data Satuan Tugas menunjukkan sebanyak 103.543 orang telah melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama per kemarin, (14/4/2021).
Dengan penambahan tersebut total orang yang telah divaksinasi tahap pertama menjadi 10.477.506 orang. Kemudian, sebanyak 136.860 orang telah disuntik vaksin Covid-19 tahap kedua atau jika ditotal menjadi 5.568.857 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menteri HAM: Menolak Program MBG Bertentangan dengan HAM
- Bandar Narkoba Koko Erwin Jadi Tersangka Suap ke Eks Kapolres Bima
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
Advertisement
Kebijakan Alokasi Dana Desa 58 Persen untuk KDMP, Lurah Tunggu Juknis
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- KDMP Bantul Terkendala Lahan, 3 Kalurahan Masih Cari Lokasi
- Tiket Piala Dunia 2026 Ludes, Harga Jadi Sorotan
- Hakim PN Depok Kena OTT KPK, KY Siapkan Sidang Etik
- Jam Layanan Disdukcapil Jogja saat Ramadan 2026 Berubah, Ini Rincian
- Diduga Jadi Gembong Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Ditahan
- Slot Desak Aksi Tegas Seusai Kasus Rasisme Vinicius Jr
- Kronologi Jatuhnya Pesawat Pelita Air PK-PAA di Nunukan
Advertisement
Advertisement







