Advertisement

Duh...Anggota Parlemen Perempuan di Jepang Hanya Boleh Ikut Rapat, Tapi Tak Boleh Bicara

Newswire
Rabu, 17 Februari 2021 - 21:27 WIB
Bhekti Suryani
Duh...Anggota Parlemen Perempuan di Jepang Hanya Boleh Ikut Rapat, Tapi Tak Boleh Bicara Ilustrasi rapat parlemen - Bisnis Idonesia/Dwi Prasetya

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Kesetaraan gender di Negeri Matahari Terbit memang berbeda jauh dengan kondisi di Tanah Air. Bahkan perempuan anggota parlemen tak punya hak bicara.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Liberal Toshihiro Nikai mengusulkan agar anggota parlemen wanita dilibatkan dalam rapat yang penting untuk melihat, bagaimana proses pengambilan keputusan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Menyadur Times Live Rabu (17/02) usul ini datang setelah partainya, yang berkuasa di Jepang mendapat kritik tentang dominasi laki-laki di lingkungan dewan partai.

BACA JUGA: Menghindari Gundukan Pasir di Jalan Wates, Pemotor Justru Tewas Tertabrak Mobil

"Penting bagi wanita untuk memahami sepenuhnya jenis diskusi yang sedang terjadi. Coba lihat, tentang apa ini," kata Nikai pada konferensi pers Selasa malam.

Namun kehadiran wanita dalam rapat itu tak lebih dari sebatas 'melihat' yang benar-benar diambil dari arti yang sebenarnya. Mereka dilarang bicara selama rapat berlangsung.

Para wanita hanya boleh menyampaikan pendapat secara terpisah di kantor sekretariat, lapor surat kabar Nikkei.

Keterbatasan wanita dalam menyampaikan pendapat menuai kontroversi dari berbagai kalangan. Anggota parlemen oposisi mengejeknya sebagai 'kunjungan lapangan'.

Advertisement

Sementara itu pengguna Twitter mengatakan pandangan partai tidak berubah sejak kontroversi Mori yang hanya berpusat pada laki-laki.

Sebelumnya, kepala panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020, Yoshihiro Mori mengundurkan diri karena melontarkan penghinaan tentang wanita yang terlalu banyak berbicara di pertemuan.

Ucapan mantan perdana menteri berusia 83 tahun itu adalah salah satu contoh yang menunjukkan betapa mengakarnya seksisme dalam masyarakat Jepang.

Advertisement

Komentar dari Kengo Sakurada, kepala lobi bisnis Jepang yang mengatakan langit-langit kaca Jepang 'sebagian karena kesalahan wanita' juga turut menjadi perhatian netizen.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Yats Colony Hotel Jogja Ajak Anak Yatim Nikmati Fasilitas Hotel

Jogja
| Senin, 28 November 2022, 18:27 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement