777.096 Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
06 Februari 2021 18:37 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah orang yang divaksinasi dosis pertama mencapai 777.096 orang hingga Sabtu (6/2/2021).

Sabtu ini sebanyak 32.212 orang mendapat vaksin dosis pertama. Sementara yang divaksin dosis kedua bertambah 16.482 orang.

Dari angka tersebut, total yang divaksin dosis pertama totalnya mencapai 777.096 orang, dan vaksinasi dosis kedua sudah 137.207 orang.

Untuk vaksinasi tahap pertama kepada tenaga kesehatan, pemerintah menargetkan untuk melakukan vaksinasi pada 1.593.620 tenaga kesehatan. Kebutuhannya bertambah sampai 26.662 orang seiring dengan perbaruan data tenaga kesehatan.

Sementara itu, target secara keseluruhan, termasuk petugas pelayanan publik dan masyarakat umum, perinciannya mencapai 181.554.465 orang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan menargetkan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan kepada 900.000 sampai 1 juta orang per hari.

“Kita harapkan memang targetnya seperti itu, karena kita memiliki 30.000 vaksinator di 10.000 puskesmas ataupun 3.000 rumah sakit kita,” tuturnya.

Pada tahap pertama program vaksinasi, Pemeritah menargetkan bisa melakukan vaksinasi ke 1,5 juta orang tenaga kesehatan. Setelahnya, pada tahap kedua vaksinasi akan dilakukan ke 17,4 juta petugas pelayanan publik.

Untuk mempercepat vaksinasi pada tenaga kesehatan, pemerintah juga sudah melakukan program vaksinasi massal yang sudah dilaksanakan di beberapa kota. Baru-baru ini, vaksinasi massal dilakukan di Istora Senayan, Jakarta.

Sebelumnya, vaksinasi juga telah dilakukan di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta; Sabuga ITB, Bandung; dan di Gedung Grahadi, Surabaya dan semuanya sudah berhasil berjalan dengan baik.

Sampai saat ini vaksin Covid-19 yang ada masih menggunakan Coronavac dari Sinovac. Adapun, pemerintah sudah menambah kapasitas vaksin dari Sinovac berupa bahan dasar yang akan diolah lebih lanjut oleh PT Bio Farma sebanyak 10 juta dosis serta 1 juta dosis overfilled.

Rencananya pada kuartal I juga akan segera datang vaksin dari AstraZeneca yang merupakan hasil kerja sama multilateral pemerintah dengan GAVI Covax Facility.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia