Sinabung Luncurkan Awan Panas 2,5 Kilometer

Wisatawan mengabadikan Gunung Sinabung dengan kamera gawainya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (19/11 - 2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan Gunung Sinabung yang masih dalam status siaga, sejak beberapa hari terakhir aktivitasnya meningkat dan warga diingatkan untuk tidak memasuki zona merah dengan jarak radius lima kilometer. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra
06 Februari 2021 17:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SUMATRA UTARA--Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, kembali erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.500 meter pada Sabtu (6/2/2021).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Putra mengatakan abu Gunung Sinabung tersebut jelas kelihatan. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200-500 meter di atas puncak kawah.

BACA JUGA : Gunung Sinabung Meletus Muntahkan Debu Setinggi

"Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 16-25 derajat celcius," katanya.

Saat ini Gunung Sinabung yang ketinggiannya mencapai 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl) berada pada status Level III (Siaga).

Ia meminta dengan warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi serta di lokasi di dalam radius 3 km dari puncak gunung. Selanjutnya radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

BACA JUGA : Gunung Sinabung Erupsi, Ini adalah Erupsi Pertama di Masa 

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Selain itu, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," katanya.

Sumber : Antara