Advertisement

Istana 'Kudeta' Partai Demokrat? AHY Ungkap Ada Tawaran Uang Besar untuk KLB

Nyoman Ary Wahyudi
Senin, 01 Februari 2021 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
Istana 'Kudeta' Partai Demokrat? AHY Ungkap Ada Tawaran Uang Besar untuk KLB Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Twitter

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Kabar soal rencana 'kudeta' oleh Istana terhadap pimpinan Partai Demokrat tiba-tiba disampaikan pihak partai besutan SBY ini.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan sejumlah oknum lingkar satu Istana mencoba memengaruhi 360 kader partainya untuk dapat melaksanakan kongres luar biasa.

AHY mengatakan kongres luar biasa itu dimaksudkan untuk mengganti dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang sah.

Langkah itu, menurut AHY, direncanakan untuk menyiapkan sejumlah oknum lingkar satu Istana sebagai calon presiden atau capres pada Pemilu 2024.

“Berdasarkan penuturan saksi dalam berita acara pemeriksaan untuk memenuhi syarat dilaksanakanya kongres luar biasa, pelaku gerakan menargetkan 360 orang para pemegang suara yang harus diajak dan dipengaruhi dengan imbalan uang yang besar,” kata AHY dalam konferensi pers di DPP Partai Demokrat, Senin (1/2/2021).

Sepuluh hari sebelumnya, AHY bercerita, DPP Partai Demokrat menerima laporan dari kader di pusat dan daerah adanya manuver politik yang dilakukan lima oknum yang ingin melakukan "kudeta" di tubuh pimpinan Partai Demokrat.

Lima orang itu, terdiri dari satu kader aktif Partai Demokrat. Tiga mantan kader Partai Demokrat yang telah diberhentikan. Terakhir, ada oknum dari luar partai yang disinyalir sebagai pejabat tinggi dalam pemerintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Sedangkan yang nonkader partai, seorang pejabat tinggi pemerintahan yang sekali lagi sedang kami minta konfirmasi dan klarifikasinya kepada Presiden Joko Widodo,” tutur AHY.

Belakangan, AHY telah mengirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta klarifikasi ihwal dugaan upaya Istana mengambilalih kepemimpinan partainya.

“Tadi pagi saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada yang terhormat Bapak Presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau” tutur AHY.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Gerindra Tak Akan Beri Bantuan Hukum ke Anggota DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko

Bantul
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 14:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement