Petinggi WHO Kontak Menkes Budi Gunadi, Apa Saja yang Dibahas?

Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo Sabtu, 30 Januari 2021 20:57 WIB
Petinggi WHO Kontak Menkes Budi Gunadi, Apa Saja yang Dibahas?

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020). /Antara-Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus telah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Hal itu diungkapkan oleh pemilik akun @DrTedros itu pada Sabtu (30/1/2021). Dalam cuitan tersebut, Tedros mengaku berbicara banyak hal dan bertukar pengalaman terkait penanganan Covid-19.

"Senang sekali bisa berbincang dengan @BudiGSadikin, Menteri Kesehatan @KemenkesRI. Kami berbicara tentang respons #COVID19 dan cara terbaik untuk bertukar pengetahuan dengan negara lain," cuit Tedros dikutip, Sabtu (30/1/2021).

Tedros juga memastikan bahwa WHO siap untuk melanjutkan dukungannya dan berkerja sama dengan para ahli di Indonesia dalam mengani pandemi.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan substansi pembicaraan antara kedua pejabat tersebut.

Adapun Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus positif per hari ini, Sabtu (16/1/2021) mencapai 14.518 orang. Hal tersebut membuat jumlah kasus harian kembali memecahkan rekor.

Terahkir kali rekor penambahan kasus harian virus Corona di Tanah Air tercatat pada Sabtu (16/1/2021) yakni dengan penambaha 14.224 pasien baru.

Dengan penambahan kasus pada hari ini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.066.313 kasus.

 Bila dirincikan, maka penambahan kasus harian positif tertinggi pada hari ini dilaporkan terjadi di 4.601 kasus virus Corona. DKI Jakarta menyusul dengan penambahan 3.491 kasus baru.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online