2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Tangkapan layar unggahan tentang review kacamata Eiger di akun Youtube @duniadian. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Merek barang outdoor Eiger menjadi trending topic di media sosial Twitter Indonesia. Penyebabnya, ada unggahan dari seorang warganet yang mengaku mendapatkan surat dari Eiger.
Sebuah akun twitter @duniadian dengan nama pemilik Dian Widiyanarko mengunggah sebuah tangkapan layar Surat Keberatan yang diterimanya dari Eiger. Surat tertanggal 23 Desember 2021 itu berisi keberatan Eiger atas salah satu konten di Youtube duniadian.
Konten yang dimaksud berisi riview atau ulasan tentang kacamata Eiger. Konten tersebut diunggah pada 31 Agustus 2020.
Baca juga: Ini Penyebab Banyak Hotel Bermunculan di Pelosok Kampung di Jogja
Dalam tangkapan layar tersebut, ada tiga poin keberatan yang disampaikan Eiger yakni:
Isi surat keberatan tersebut membuat Dian terkejut, karena tidak ada kerja sama dalam bentuk apapun dengan pihak Eiger dalam pembuatan video ulasan.
"Saya kan review produk gak anda endorse. Kalau anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu. Lha ini beli, nggak gratis, lalu review pake alat sendiri," tulis Dian, diunggah pada Kamis (28/1/2021).
Ia kemudian meminta maaf karena dinilai tidak sempurna dalam membuat video yang disebut oleh pihak Eiger kurang bagus.
Baca juga: Bocah 13 Tahun Kemudikan Mobil di Bantul, Tabrak 6 Pemotor, 1 Tewas
"Ya maaf kalau gak sempurna karena saya youtuber kaki lima belum bintang lima yang alatnya cinematik," tulisnya.
Dian menambahkan, seharusnya pihak Eiger berterima kasih, karena video ulasan yang dia buat menjadi sebuah promosi secara gratis kepada 37.000 subsribers di akun youtube miliknya.
"Malah seharusnya anda berterima kasih, dapat promosi gratis ke 37ribu subscribers. Wong videonya tonenya positif," sambungnya.
Meski demikian, pria yang sudah menjadi konsumen setia Eiger sejak lama itu juga meminta maaf. Namun, dia tidak bisa menghapus video yang sudah diunggah di kanal YouTube miliknya.
Tak tanggung-tanggung, Dian juga menyatakan tidak akan membeli produk Eiger terhitung sejak hari ini. "Mulai hari ini saya tidak akan beli produk anda lagi dan tidak akan mereview di channel saya lagi. Biar hanya YouTuber bintang lima dengan alat canggih saja yang mereview produk anda," katanya.
Unggahan tentang surat keberatan ini menjadi pemicu trending topik di twitter.
Halo @eigeradventure jujur kaget saya dapat surat begini dari anda.
— dian widiyanarko (@duniadian) January 28, 2021
Lebih kaget lagi baca poin keberatannya.
Saya kan review produk gak anda endorse. Kalau anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu.
Lha ini beli, gak gratis, lalu review pake alat sendiri. pic.twitter.com/kZ0L5sjKAu
Gara-gara unggahan tersebut, banyak warganet menghujat Eiger. Salah satunya akun @atanasiusalbert yang menulis,"Aku yg suka produk eiger jadi males beli eiger lagi karna baca ini :))".
"Dulu, #eiger itu brand favoritku. Pengen beli sampe nabung n pas kebeli senengnya minta ampun. Tp, pas ada surat ultimatum gt aku jd sedih," tulis @romi_maulidi.
"Rencana mau beli tas Eiger auto gagal," tulis @Hannabangtan_.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.