Advertisement
Madinah Termasuk Kota Tersehat
Sejumlah jamaah haji beraktifitas di area Masjid Nabawi, Madinah. - Istimewa/Kemenag
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – World Health Organization (WHO) menobatkan Kota Madinah sebagai salah satu kota tersehat di dunia. Akreditasi dari WHO diraih setelah tim dari organisasi kesehatan dunia ini mengunjungi Madinah dan menyatakan kota tersebut memenuhi standar sebagai kota sehat.
Madinah adalah kota pertama dengan populasi lebih dari 2 juta yang dipercaya menjalankan program kota sehat.
Advertisement
Dilansir Arab News, Minggu (24/1/2021), akreditasi tersebut didukung dari upaya kolaborasi 22 pihak mulai dari pemerintah, komunitas, dan organisasi nirlaba.
Program integrasi tersebut mencakup kemitraan dengan Taibah University yang bertugas mencatat persyaratan pemerintah dalam platform review secara elektronik. WHO juga merekomendasikan perguruan tinggi tersebut untuk memberikan pelatihan bagi pemerintah daerah lainnya yang tertarik bergabung dalam program kota sehat.
Komite yang diketuai oleh Presiden Taibah University Abdul Aziz Assarani telah mengawasi 100 anggota yang merepresentasikan 22 unsur pemerintahan, sipil, nirlaba, dan organisasi sukarela.
Kriteria, termasuk memenuhi tujuan yang dikeluarkan oleh Madinah Region Strategy Project dan peluncuran program “Humanizing Cities”.
Berdasarkan WHO, sebuah kota sehat didefinisikan sebagai kota yang terus berupaya untuk menciptakan lingkungan fisik dan sosial, serta memperluas sumber daya komunitas yang mampu membuatmasyarakat saling mendukung dan menjalankan semua fungsi kehidupan secara maksimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Petani Pesisir Gunungkidul Mulai Panen Padi Gogo di Lahan Kering
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- DKPP Bantul Perketat Pengendalian Hama Tikus demi Jaga Produksi Padi
- Janice Tjen Lolos R2 Australia Open 2026, Saingi Ranking Eala
- Dua Ganda Putra RI Tembus 16 Besar Indonesia Masters 2026
- Produksi Ikan 55.000 Ton, 27 Pasar Serap 40 Persen Produksi di 2024
- 4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut
- Pemkab Gunungkidul Sediakan 26 Ton Kebutuhan Pokok di Operasi Pasar
- Uni Eropa Siap Wajibkan Pemblokiran Huawei dan ZTE dari Infrastruktur
Advertisement
Advertisement



