Facebook Down Global, Pengguna Tak Bisa Login dan Messenger Error
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Sejumlah Prajurit Korps Marinir TNI AL Pasmar 1 Jakarta membawa perahu karet di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (16/1/2021). /ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA - Tahun 2021 baru memasuki pertengahan bulan Januari, namin sudah banyak terjadi bencana alam di Indonesia.
BNPB mencatat, ada 136 bencana alam terjadi di Indonesia sepanjang periode 1-16 Januari 2021.
Dari 136 bencana alam itu, sudah merenggut 80 korban jiwa dan 858 orang luka-luka.
BACA JUGA : Sejak Kamis-Jumat Pagi, Terjadi 47 Gempa di Sulawesi Barat
Adapun bencana alam terbanyak yang terjadi yakni banjir sebanyak 95 kejadian, tanah longsor 25 kejadia, puting beliung12 kejadian, gempa bumi 2 kejadian dan gelombang pasang 2 kejadian.
Akibat ratusan bencana alam itu, sebanyak 405.584 orang terdampak dan mengungsi.
Sebagai catatan, kejadian bencana alam alam ini belum memasukkan data awan panas gunung Semeru yang terjadi hari ini.
BACA JUGA : Data Sementara Dampak Gempa Sulbar: 3 Meninggal, 2.000
Adapun bencana alam besar yang baru-baru saja terjadi yakni gempa di Majene Sulawesi, dan banjir di Kalimantan Selatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
SMAN 3 Yogyakarta membuka SPMB Online jalur murid cadangan dengan kuota satu kursi. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan daftar ulang.
Program normalisasi Sungai Jogja menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja untuk menekan risiko banjir sekaligus memperbaiki kualitas kawasan bantaran sungai
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan seorang pemotor setelah diduga kehilangan konsentrasi dan terpental ke jalur berlawanan.
Pendaki di Bukit Savana Dandaun, kaki Gunung Rinjani, meninggal dunia akibat hipotermia setelah dievakuasi tim SAR gabungan.