Diperiksa KPK, Nusron Wahid Bungkam soal Dugaan Aliran Uang ke Muktamar NU
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Tangkapan layar WAG video porno keciduk seseorang yang mengaku polisi./Twitter-@txtdarisisange
Harianjogja.com, JOGJA—Warga dunia maya dihebohkan dengan foto tangkapan layar sebuah WhatsApp Group (WAG) khusus video porno atau bokep yang terciduk anggota grup yang mengaku polisi. Ketakutan, para anggota grup itu berbondong-bondong left dari grup tersebut.
Foto tangkapan kayar tersebut mulanya diunggah akun Twitter @txtdarisisange. Dalam foto itu terlihat pesan seorang yang mengaku dari kepolisian Jakarta Pusat mencurigai adanya aktivitas penyebarluasan video berisi konten pornografi di grup tersebut.
“Saya dari kepolisian Jakarta Pusat. Kami mencurigai grup ini telah menyebarkan video p*rn*/s*ksu*l. Jelas ini melanggar hukum dan ditetapkan sebagai cybercrime,” tulis akun Twitter @txtdarisisange seperti dilansir JIBI, Jumat (15/1/2021).
Bahkan, orang yang mengaku sebagai polisi itu juga mengutip pasal dalam UU yang dinilai telah dilanggar oleh anggota grup bernama “bokep masa muda” tersebut.
“Ketentuan soal penyebaran konten bermuatan melanggar kesusilaan diatur dalam Pasal 27 Ayat 1 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dengan hukuman 5 bulan sampai 10 tahun penjara,” lanjutnya.
Ia juga mengaku telah melacak semua nomor telepon para anggota yang tergabung dalam grup tersebut. “Kami telah melacak semua nomor yang bersangkutan, sekian terima kasih,” ungkapnya.
Pengumuman dalam tersebut langsung membuat para penghuni grup ketakutan. Satu per satu anggota grup tersebut langsung bergegas meninggalkan grup itu karena khawatir akan diciduk oleh polisi.
Namun, yang paling bikin netizen terpingkal-pingkal adalah di akhir foto tangkapan layar justru ada satu orang yang baru saja bergabung di grup tersebut. Dipastikan orang tersebut tak mengetahui pengumuman dari polisi sebelumnya.
Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti motif dari WAG berisi konten pornografi tersebut. Meski demikian, unggahan tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi perbincangan di Twitter.
Netizen pun beramai-ramai membanjiri komentar kocak di akun tersebut menanggapi keberadaan WAG bokep itu.
“Itu yg terakhir baru join langsung nanyain mana ni b*k*p rumah langsung dikepung wkwk,” komentar pengguna Twitter @titipantuhanYME.
“Mana kalo di WA [WhatsApp] mah chat sebelum kita join ga muncul lagi ya beda kaya Telegram, makin bingung cuman berdua ada dia ama Polisi, trs dia nanya. Bro kok sepi?” tulis pengguna Twitter @upihassan.
“yg baru gabung wah sepi amat ada apa nij,” ujar pengguna Twitter @_silentmary.
“Spill aja laporkan kayak gini jangan dikasih maaf. Gayanya selangit,” kata pengguna Twitter @fahmiyaz_id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Bali United mengalahkan Persik Kediri 3-0 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kemenangan mengantar Serdadu Tridatu ke posisi ketiga.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.