Advertisement
Pemerintah Alokasikan Rp26 Triliun untuk Belanja Teknologi
Teknisi melakukan pemeriksaan perangkat BTS di daerah Labuhan Badas, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (26/8). - JIBI/Bisnis.com/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan Rp26 triliun untuk mendorong transformasi pelayanan publik melalui pengadaan alat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada 2021.
Data Kementerian Keuangan menyebut bahwa anggaran puluhan triliun itu akan dibagikan ke sejumlah kementerian. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Keuangan memperoleh alokasi paling banyak senilai masing-masing Rp12,9 triliun dan Rp2,1 triliun.
Advertisement
"Pengalokasian anggaran itu sejalan dengan arah kebijakan untuk mengakselerasi transformasi digital untuk penyelenggaraan pemerintahan," demikian bunyi paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang dikutip JIBI, Minggu (15/11/2020).
Adapun, prioritas program tansformasi pelayanan publik itu dibagi dalam tujuh bagian. Pertama, penyediaan Base Tranceiver Station (BTS) di desa di wilayah 3T. Kedua, penyediaan akses internet. Ketiga, pembangunan Pusat Data Nasional.
Keempat, literasi digital, transformasi digital sektor strategis, digital technopreneur. Kelima, pengendalian penyelenggaraan sistem elektronik.
Keenam, pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), perangkat IT dan jaringan komunikasi. Ketujuh, mendukung digitalisasi pendidikan seperti pengadaan alat TIK dan media pembelajaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
- Hari Ke-10, Jenazah WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam Ditemukan
Advertisement
Bangunan Bergeser, SDN Kokap Kulonprogo Belajar di Tenda
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Gelombang Protes Iran Tewaskan 20 Orang, 1.000 Ditangkap
- Kadispenad Jelaskan Bentrokan TNI AD-Brimob di Buton Selatan
- Jogo Margo DIY Adukan Status Pegawai ke DPRD, Tuntut Jalur Afirmasi PP
- Gaji UMR Cepat Habis, Ini Strategi Atur Keuangan 2026
- Starting XI Kendal Tornado FC vs PSS, Super Elja Tanpa 2 Pemain Asing
- Experience Economy Diprediksi Menguat, Jogja Punya Modal Besar
- Warga Titip Sampah ke Pasar di Kulonprogo, Volume Melonjak 20 Persen
Advertisement
Advertisement



