Kabar Baik, Arab Saudi Tambah Jumlah Jemaah Umrah Jadi 15.000 per Hari

Umat muslim memakai masker pelindung, menyusul penularan virus corona baru, saat mereka beribadah di Ka'bah di Mesjid Raya, kota suci Mekah, Arab Saudi, Selasa (3/3/2020). - Antara
19 Oktober 2020 10:07 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kabar baik datang dari Tanah Suci. Pemeritah Arab Saudi telah mulai mengizinkan warganya untuk melakukan ritual umrah dengan kapasitas 75 persen atau sebanyak 15.000 jemaah per hari.

Tahap kedua ini memungkinkan jemaah untuk sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah.

Baca juga: Satgas: Vaksin Bukan Satu-satunya Jalan Perangi Pandemi Covid-19

Menurut rencana yang dibuat oleh lembaga pemerintah, tahap kedua dimulainya kembali umrah akan memungkinkan menampung 15.000 hingga 40.000 jamaah setiap atau sekitar 75 persen dari kapasitas dengan mempertimbangkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona

Sedangkan pada tahap ketiga, 20.000 hingga 60.000 jamaah akan diizinkan untuk melakukan ritual setiap hari, termasuk jamaah dari luar negeri. atau sekitar 75 persen dari kapasitas dengan mempertimbangkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Baca juga: Menkominfo Sebut Ada 1.197 Hoaks Tentang Covid-19

Setiap kelompok jemaah hanya diberi waktu tiga jam untuk menyelesaikan ritual Umrah, demikian dilansir dari Arabnews.

Sebelumnya, tahap 1 kuota jemaah dibatasi 6.000 orang per hari, Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan lima titik pertemuan, di antaranya situs Al-Gaza, Ajyad, dan Al-Shasha. Di sana para jemaah akan bertemu dan bergabung dengan tenaga kesehatan di bus menuju Masjidil Haram.

Sumber : Bisnis.com