Senin Ada Demo Lagi, Ganjar : Masih Pandemi, Mari Bicara Baik-Baik

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah)/Ist
11 Oktober 2020 21:57 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima informasi akan adanya aksi demo dari para buruh di Semarang, Senin (12/10/2020) besok. Ganjar meminta agar semua pihak memahami kondisi pandemi COVID-19.

Ganjar pun mengaku sudah berdiskusi termasuk dengan buruh, terutama meminta bantuan agar meminimalisir terjadinya kerumunan yang berpotensi penularan virus corona. Sebab, saat ini pandemi COVID-19 masih ada.

“Saya hanya minta bantuan, tolong mari kita hentikan kerumunan-kerumunan itu. Ayo semua bareng-bareng menyelesaikan dengan duduk, kami siapkan ruangnya. mari kita bicara dengan baik-baik,” tegas Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (11/10/2020).

Bahkan, kata Ganjar, pihaknya juga akan maksimal dalam menjembatani. Misalnya, lanjut Ganjar, dengan mengundang narasumber-narasumber terkait ke Jawa Tengah.

BACA JUGA: Jokowi Persilakan UU Cipta Kerja Digugat ke MK, Pengamat: Hati-Hati!

“Apakah dari pemerintah, apakah dari DPR RI, bisa kok kita undang,” kata Ganjar.

Ganjar mengaku khawatir, karena masih ada yang memutuskan mengambil langkah turun ke jalan atau demonstrasi. Ganjar berharap, seluruh pihak bisa bersama-sama memahami situasi pandemi ini.

“Ini yang bikin kita deg-degan terus menerus, begitu ada kerumunan ini sudah pasti besok meningkat ini. Pandemi ini belum selesai nanti yang positif meningkat dan ini akan makin panjang lagi. Saya minta tolong betul kepada kawan-kawan untuk tidak ke jalan agar kita bisa mencegah terjadinya penularan,” terangnya.

Di sisi lain, Ganjar juga berharap tidak terjadi demonstrasi untuk mengurangi potensi keterlibatan pelajar. Hal ini, menyusul aksi demonstrasi pada Rabu (7/10/2020) lalu yang berujung ricuh dan sejumlah pelajar diamankan.

“Harapan kita semua orangtua menjadi peduli sekarang. Sehingga kalau ada berita ngajak demo atau sebagainya orangtua sudah langsung waspda, peduli. Alarmnya bunyi dan itu artinya untuk menjaga anak secara bersama-sama,” tandasnya.