Cadangan Pangan Bencana 2026, Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk cadangan pangan bencana 2026, termasuk bantuan beras 6.800 ton untuk lima kabupaten di NTT.
Achmad Yurianto/JIBI-Bisnis-Nancy Junita
Harianjogja.com, JAKARTA – Menjelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pada 10 Oktober mendatang, Kementerian Kesehatan RI mengharapkan penanganan kesehatan jiwa diprioritaskan di samping penanganan penyakit Covid-19.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Achmad Yurianto mengatakan bahwa di saat pandemi Covid-19, kesehatan jiwa sangat diperlukan.
Hal itu melihat tingginya penyebab stres di masa pandemi bisa menimbulkan gangguan jiwa.
“Terlihat ada peningkatan kondisi kecemasan, depresi, sampai bunuh diri akibat pandemi ini. Pada 2018 WHO mencatat setiap 40 detik seseorang meninggal karena gangguan jiwa dan 800.000 orang setahun meninggal karena bunuh diri, dan makin parah tahun ini,” jelas Achmad pada konferensi pers, Kamis (1/10/2020).
Yuri menyebut kasus terbanyak terjadi pada rentang usia 15-29 tahun.
“Ini tragedi yang akan mempengaruhi keluarga komunitas, dan seluruh orang yang ditinggalkan,” imbuhnya.
Yuri menambahkan, harapannya menjelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun ini, pemerintah, fasilitas kesehatan, dan seluruh masyarakat bisa memprioritaskan masalah kesehatan jiwa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Karena Forum Ekonomi Dunia mencatat di kondisi normal perekonomian dunia bisa rugi US$16 triliun antara 2010-2030 hanya karena kesehatan jiwa yang tidak ditangani secara benar dan bersama-sama,” tambahnya.
Dia mengimbau agar pada pelayanan kesehatan, dalam kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat global seperti pandemi, tidak seorang pun boleh ditolak untuk mendapat pelayanan kesehatan jiwa.
Termasuk mereka yang tidak punya biaya untuk melakukan pengobatan secara menyeluruh.
“Kesehatan jiwa adalah hak asasi manusia, maka ini saatnya kesehatan jiwa harus tersedia untuk semua orang. Perawatan kesehatan primer yang berkualitas dan dapat diakses merupakan fondasi jaminan kesehatan yang universal,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk cadangan pangan bencana 2026, termasuk bantuan beras 6.800 ton untuk lima kabupaten di NTT.
Asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan di 29 bandara pada 11 Agustus–17 Oktober 2026. Simak rincian dampak dan daftar bandara terdampak
Lima film pendek di Pekan Iklim Bali 2026 mengangkat isu perubahan iklim, mulai dari abrasi pesisir hingga krisis air bersih.
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu. Waspadai hujan petir dan awan Cumulonimbus yang berisiko bagi penerbangan.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik pada Minggu, 18 Oktober 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.