Pemerintah Sudah Kantongi Ribuan Nomor Rekening Pekerja yang Bakal Dapat Bantuan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. - Suara.com/Umay Saleh
10 Agustus 2020 21:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan bantuan untuk pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencermati data tenaga kerja yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah mengantongi 208.000 nomor rekening pekerja bergaji kurang dari Rp5 juta yang didaftarkan oleh kantor wilayah (kanwil) BPJS Ketenagakerjaan.

"Contohnya di BP Jamsostek sampai minggu kemarin setiap kanwil BP Jamsostek sudah mendaftarkan mereka yang pendapatannya di bawah 5 juta dengan memiliki nomor account dan kita sudah mengumpulkan lebih dari 208 ribu nomor rekening dan pekerja di bawah 5 juta tadi," ujar Sri Mulyani dalam preskon virtual, Senin (10/8/2030)

Dia melanjutkan dalam penyaluran ini pemerintah mengacu pada data BPJS Ketenagakerjaan untuk pemberian insentif tersebut. Sebab, proses penyalurannya akan lebih rumit jika pemerintah harus mencari data di luar.

"Kalau kita tidak punya nama dan alamat ini, atau bahkan nomor account-nya akan sulit bagi pemerintah untuk membantu mereka. katanya.

Dia menambahkan akan berhati-hati dalam menyalurkan bantuan langsung tunai ini. Adapun para pekerja mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan agar tidak menimbulkan konflik.

"Jadi dalam situasi kita akan terus melakukan apa yang disebut registrasi tetap berpegang pada institusi yang selama ini sudah memiliki datanya. Jadi biar enggak menimbulkan konflik," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Oekzone.com berjudul "Sri Mulyani Kantongi 208.000 Rekening Pekerja yang Dapat Bantuan Rp2,4 Juta"

Sumber : Okezone.com