Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KOTAWARINGIN BARAT--Ada-ada saja, seorang warga di Kalimantan Tengah selama bertahun-tahun mencuri pakaian dalam perempuan.
Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, bernama Setu kekinian dikejar-kejar polisi karena mencuri ribuan pakaian dalam perempuan.
Lelaki berusia 45 tahun tersebut membuat heboh warga setempat, karena mencuri celana dalam perempuan untuk fantasi seksualnya sendiri.
"Dia mencuri baju dan pakaian dalam perempuan. Ketika rumahnya digerebek warga, ditemukan dua boneka perempuan yang dibuatnya sendiri dan dipakaikan celana dalam hasil curian," kata Wakapolres Kobar Komisaris Boni Ariefianto dalam keterangan, Jumat (24/7/2020).
Saat penggerebekan, kata dia, Setu berhasil lolos karena mengancam salah satu warga setempat memakai senjata tajam. Setelahnya, Setu melarikan diri ke dalam perkebunan.
Kasus itu terungkap setelah warga di desa itu ramai-ramai melapor ke perangkat desa karena sering kehilangan bra maupun celana dalam perempuan, Rabu (22/7).
Warga mencurigai Setu sebagai pelaku pencurian tak lazim tersebut. Warga lantas mengepung gubuk Setu yang berukuran 3x3 meter.
Karena Setu sudah keburu melarikan diri, warga lantas membongkar gubuk milik pelaku. Warga kaget, karena di dalamnya dipenuhi rok, jilbab, daster, celana dalam, sampai bra hasil curian.
Ribuan pakaian dan celana dalam perempuan itu ditumpuk Setu di atas kasur dan ditata secara rapi.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Setu dicurigai sudah bertahun-tahun melakukan pencurian celana dalam perempuan di desa tersebut.
Namun, warga selama ini tak bisa berbuat apa-apa karena tak sekali pun Setu tepergok sedang mencuri.
"Warga mengatakan pelaku mengidap kelainan seks. Ada juga yang sedang berguru ilmu hitam. Tapi soal motif belum pasti, kami akan mengejar terduga dulu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.