Gaji Ke-13 dan Tunjangan Pensiun Bakal Cair Agustus

Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukan bukti pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
21 Juli 2020 16:07 WIB Maria Elena News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan gaji ke-13 untuk ASN/Polri dan pensiunan direncakan akan dibayarkan pada Agustus 2020.

Sri Mulyani menjelaskan, pembayaran gaji ke-13 tersebut mempertimbangkan terjadinya pandemi Covid-19 yang menyebabkan kegiatan perekonomian tertekan sangat dalam, baik dari sisi permintaan, konsumsi masyarakat, dan investasi.

Pemerintah melihat gaji ke-13, bisa menjadi bagian dari stimulus ekonomi atau untuk mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat, terutama dikaitkan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

BACA JUGA : Anggaran THR dan Gaji ke-13 PNS DIY Tak Ganggu APBD 

"Sehingga pembayaran gaji ke-13 dilaksanakan sebagai bagian dari stimulus perekonomi kita," katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (21/7/2020).

Sri Mulyani menjelaskan, pembayaran gaji dan ke-13 tidak diberikan untuk pejabat negara eselon I, II dan setingkat mereka.

Anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 ini adalah sebesar Rp28,5 triliun. Perinciannya, untuk ASN pusat adalah sebesar Rp6,37 triliun, pensiun Rp7,86 triliun dan untuk ASN daerah yang dibayarkan melalui APBD adalah sebesar Rp13,89 triliun.

BACA JUGA : Wow, Anggaran THR dan Gaji ke 13 Pemkot Jogja Mencapai 

Sri Mulyani menambahkan, selama ini kebijakan pemberian gaji ke-13 mengacu pada regulasi PP 35/2019 dan PP 38/2019. Untuk pelaksanaan kebijakan gaji ke-13 tahun ini akan dilakukan perubahan atas PP tersebut.

"[Revisi PP] diharapkan bisa selesai 2 minggu, sehingga Agustus bisa dilaksanakan gaji ke-13 untuk ASN/Polri dan pensiunan," jelasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia