13 Kali Bulan Purnama Warnai 2026, Ada Blue Moon dan Gerhana
Tahun 2026 dihiasi 13 kali bulan purnama, termasuk Blue Moon, supermoon, dan dua gerhana bulan, salah satunya gerhana total terakhir sebelum 2028.
Banjir bandang Luwu Timur
Harianjogja.com, JAKARTA - Bencana hidrometeorologi kembali melanda wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Terakhir, banjir bandang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara pada Senin (13/7), pukul 19.00 waktu setempat. Lebih dari empat ribu keluarga terdampak akibat kejadian tersebut.
Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB memonitor sebanyak 4.930 keluarga terdampak di enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. Ribuan rumah terendam di kawasan terdampak.
BACA JUGA : Banjir Bandang Terjang Luwu Utara, 38 Jiwa Hilang
Kondisi terkini, PLN masih melakukan perbaikan jaringan listrik sejak pagi tadi (14/7). BPBD setempat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur dan Kota Palopo telah melakukan kaji cepat di lapangan.
Pusdalops BNPB mendapatkan informasi terkait kendala yang dihadapi pascabanjir. Jalan lintas provinsi tertimbun material lumpur sehingga menutup akses menuju pos komando utama dan lokasi terdampak. Personel di lapangan harus memutar sejauh 10 km dalam mengakses lokasi terdampak. Saat ini hanya provider XL yang dapat digunakan masyarakat setempat. Demikian dikutip dari website resmi BNPB.
Sedangkan data sementara dari Tim SAR gabungan di bawah kendali Basarnas sore ini mencatat 10 meninggal dunia, 10 warga berhasil diselamatkan dan 46 lainnya masih dalam pencarian. Kesepuluh korban luka-luka tersebut dirujuk ke RSUD Masamba.
Menurut BPBD Kabupaten Luwu Utara, banjir dipicu salah satunya hujan dengan intensitas tinggi. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang. Merespons situasi tersebut, BPBD setempat telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
BACA JUGA : Hujan Lokal Sebabkan Banjir di Sleman
Sementara itu, beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (9/7) lalu, wilayah Kabupaten Luwu di Provinsi Sulawesi Selatan juga terdampak banjir. Saat itu, 2.970 keluarga terdampak banjir. Enam kecamatan yaitu Kecamatan Larompong, Larompong Selatan, Suli, Bua, Suli Barat dan Ponrang terdampak. Tak hanya merendam perumahan dan bangunan publik lain, genangan juga merusak lahan sawah dan kebun.
Banjir di Kabupaten Luwu telah surut dan warga kembali ke rumah masing-masing.
Melihat potensi ancaman banjir bandang, Kabupaten Luwu Utara termasuk wilayah yang memiliki bahaya kategori sedang hingga tinggi untuk bencana banjir bandang. Sebanyak 11 kecamatan berada pada kategori tersebut. Jumlah populasi terpapar bahaya banjir bandang mencapai 23.402 jiwa.
Sementara itu, Provinsi Sulawesi Selatan memiliki 22 kabupaten yang berada pada kategori sedang hingga tinggi untuk potensi bencana banjir bandang. Jumlah populasi terpapar pada sejumlah kabupaten tersebut mencapai 281.724 jiwa.
Berdasarkan pantauan BPBD setempat, cuaca pada Selasa (14/7) masih mendung di hulu sungai. Prakiraan BMKG berdasarkan dasarian II – III Juli dan I Agustus 2020 masih menunjukkan curah hujan pada kategori menengah hingga tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Tahun 2026 dihiasi 13 kali bulan purnama, termasuk Blue Moon, supermoon, dan dua gerhana bulan, salah satunya gerhana total terakhir sebelum 2028.
Kasus Hanania Travel menjadi sorotan DPR. Hidayat Nur Wahid mendesak Kemenhaj memperkuat perlindungan jamaah umrah dan mengawal hak korban.
Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk belum bergabung dalam latihan perdana Timnas Indonesia jelang FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik.
Pertamina resmi mengubah harga BBM per 1 Juni 2026. Dexlite dan Pertamina Dex turun, sementara Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga.
Harga tanah Colomadu Karanganyar naik hingga Rp17 juta per meter persegi. Kawasan Paulan, Malangjiwan, dan Baturan jadi incaran investor.
ASN Kota Cirebon yang mangkir 10 hari kerja berturut-turut tanpa alasan sah terancam penghentian gaji mulai bulan berikutnya.