Advertisement
Ganjar Pranowo Berharap Penerapan Normal Baru Jangan Gas Rem
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mendatangi kantor Disdikbud Jateng. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah diharapkan lebih tegas terkait pemberlakukan kenormalan baru atau new normal.
“Kesadaran dan sosialisasi terus dibangun agar kita bisa saling mengingatkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti dengan pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun” jelas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengutip keterangan resmi, Senin (13/7/2020).
Advertisement
Harapannya, kenormalan baru itu tidak hanya sebatas omongan saja tanpa kita diikuti dengan disiplin diri dari masyarakat.
“Jadi jangan gambling, gas dan rem, perintah Presiden dilaksanakan, komponen masyarakat yang kebelet keluar tahan dulu, mari kita sesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing” tegas Ganjar.
Ganjar mengimbau masyarakat agar bisa menerapkan pencegahan Covid-19 dari diri sendiri dengan selalu hati-hati ketika sedang diluar rumah. Pasalnya, virus bisa terbawa masuk dan kemudian kita tidak sadar berhubungan dengan banyak orang maka potensi penularan bisa terjadi.
“Saling mengingatkan dan peduli dengan sesama menjadi wujud yang cukup serius, pencegahan tidak hanya yang berada di RS, Pemerintahan, masyarakat atau industri,” imbuhnya.
Selain itu, Kepala Badan PPSDM Kesehatan menyampaikan bahwa di Jawa Tengah saat ini 43 Tenaga Kesehatan yang telah disiapkan, dan sudah melakukan pelatihan on job training untuk bekerja di laboratorium dalam penanganan Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gunungkidul Siapkan TPR Baron Full Cashless Mulai Mei
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Mobil Listrik 500 Km+ di Indonesia, Termurah Rp380 Juta
- Cara Lindungi Bayi dari Campak Sebelum Vaksin
- Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Spanyol 2026
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Arab Saudi Jamin Keamanan dan Layanan Haji Indonesia Lancar
- AHY Dorong Tol Jogja-Solo Segmen Ini Segera Rampung, Ini Alasannya
- Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa
Advertisement
Advertisement








