Advertisement
Merapi Menggembung, 26 Desa Penyangga Disiapkan
Gunung Merapi mengalami erupsi Minggu (21/6/2020) pagi. - Ist/ twitter @BPPTKG
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN - Gunung Merapi diketahui sedang menggembung. Sebanyak 26 desa penyangga wilayah rawan terdampak erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) siap dioptimalkan. Puluhan desa penyangga itu tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Klaten.
Gunung Merapi menggembung dalam beberapa waktu terakhir. BPBD Klaten turut mencermati secara rutin terjadinya peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang kini menggembung.
Advertisement
"Di Klaten juga sudah ada 26 desa penyangga. Desa-desa itu tersebar di lima kecamatan. Nantinya, satu desa di Kemalang dapat ditampung dua desa penyangga itu [jika terjadi erupsi Gunung Merapi]," kata Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (9/7/2020).
BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Lewati 7 Desa dan 3 Kecamatan di Sleman, Ini Daftar Lengkapnya
Selain mengoptimalkan desa penyangga, BPBD Klaten juga mulai mendata jumlah penduduk di lereng Gunung Merapi. Warga desa seperti di Desa Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo didata ulang oleh BPBD Klaten.
BPBD juga terlibat mempersiapkan jalur alternatif evakuasi dan pendataan daya tampung ketiga selter. Ketiga selter itu, yakni di Kebondalem Lor (Prambanan), Menden (Kebonarum), dan Demakijo (Karangnongko).
"Semoga, pendataan sudah rampung pekan depan," kata Nur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Akhir Pekan Jadi Waktu Favorit Wisatawan Kunjungi Kawasan Kaliurang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Modus APK Berbahaya Mengintai, BRI Minta Nasabah Waspada
- One Way Cipali Mulai Diberlakukan, Arus Mudik Arah Jateng Lancar
- Polresta Sleman Siagakan 1.200 Personel Lebaran 2026
- THR Pantai Glagah 2026 Siap Dongkrak Wisata Kulonprogo
- Mahasiswa Asal Magelang Ditemukan Meninggal di Bantul
- Arus Tol Jogja-Solo Naik, Puncak Diprediksi 18 Maret
- Intelijen AS: Iran Kian Kuat di Tengah Serangan AS-Israel
Advertisement
Advertisement








