Advertisement
Terawan: Dokter Reisa Meneduhkan Situasi di Tengah Pandemi Corona
Tim Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dokter Reisa Broto Asmoro. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menerima kunjungan salah satu Tim Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dokter Reisa Broto Asmoro, Jumat (26/6/2020) di gedung Kemenkes, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut Terawan mengucapkan terima kasih kepada Reisa yang telah hadir menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan penularan virus corona penyebab Covid-19.
Advertisement
''Terima kasih Mbak Reisa sudah menghadirkan keteduhan situasi, jadi masyarakat tidak berspekulasi dari angka-angka kasus Covid-19,'' kata Menkes.
Perlahan masyarakat harus lebih mementingkan protokol kesehatan karena kemungkinan penularan bisa terjadi kapan pun dan dimanapun. Kemenkes telah membuat berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
Protokol kesehatan dibuat dengan prinsip menjaga jarak fisik dengan orang lain minimal 1 meter, memakai masker, dan rajin mencuci tangan pakai sabun.
''Kita masih belum tahu apa yang menyebabkan seseorang terinfeksi Covid19, tapi orang lain tidak. Pada intinya adalah bagaimana kita membuat masyarakat disiplin pada protokol kesehatan,'' imbuhnya.
Reisa menyambut baik apresiasi menkes. Sebagai Tim Publikasi ia mengaku masih beradaptasi dengan cara kerja dan ritme kerja.
''Saya berharap mindset masyarakat kini lebih kepada mementingkan protokol kesehatan, baik di pasar, tempat kerja, dan dimanapun tempat masyarakat beraktivitas,'' katanya.
Diharapkan dengan mengutamakan protokol kesehatan, zoning wilayah berdasarkan warna sudah tidak lagi digunakan. Artinya penularan Covid-19 sudah tidak terjadi lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
- Belajar dari Tragedi Bekasi, Ini Aturan Wajib di Perlintasan Kereta
Advertisement
Potensi Kopi Merapi Sleman Capai 2.000 Hektare, Peluang Masih Terbuka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Ini Penjelasan PT KAI
- Sri Purnomo Divonis 6 Tahun, Ajukan Banding
- Dugaan Pungli Lurah Kulonprogo Diselidiki, Bupati Turun Tangan
- Rocky Gerung Ngobrol dengan Prabowo di Istana, Bahas Etika
- KPAI: Kasus Daycare Jogja Terbesar di Indonesia
Advertisement
Advertisement








