Advertisement
Doni Monardo: Kami Persiapkan Agar Masyarakat Produktif & Aman dari Covid-19
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan paparan saat pembekalan kebencanaan bagi media massa di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/2/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga - hp.\\n
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR--Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat Doni Monardo menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar masyarakat mempersiapkan diri untuk produktif di tengah pandemik Covid-19.
Hal itu disampaikan kepada awak media saat mengunjungi Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Balai Manunggal Makassar, Minggu (7/6/2020).
Advertisement
"Presiden telah menegaskan bahwa kita harus mempersiapkan diri melaksanakan kegiatan masyarakat produktif tetapi tetap aman Covid-19. Artinya, kita tidak boleh terpapar Covid, tetapi juga tidak boleh terkena PHK," katanya.
Ia menyebutkan bahwa data Kementerian Tenaga Kerja (Menaker) hingga saat ini tercatat 3,7 juta warga negara yang kena PHK. Data ini baru pada sektor formal, belum lagi dari sektor informal.
Oleh karena itu, Doni menyampaikan kembali instruksi Presiden terkait dengan pembukaan sejumlah wilayah atau daerah zona hijau terhadap kasus Covid-19. "Makanya, Bapak presiden telah menginstruksikan kepada gugus tugas untuk memberikan ruang kepada daerah yang hijau dan aman memulai aktivitas," katanya.
Hal itu, kata dia, harus berdasarkan berbagai tahapan, yakni melalui edukasi, sosialisasi, dan simulasi untuk bidang yang akan dilakukan.
Selain itu, disampaikan ada sembilan sektor yang telah diberikan pelonggaran, di antaranya pertambangan, industri, dan perminyakan. "Ini semuanya akan diberi ruang kepada masyarakat untuk memulai aktivitas," ujarnya.
Menurut dia, melalui komunikasi dan gotong royong, akan bisa memberikan hasil yang luar biasa buat Provinsi Sulsel.
"Meskipun hari ini angkanya tinggi, kita lihat pada tiga hingga empat pekan mendatang, akan bisa menjadi rendah, bahkan jadi nol karena kerja keras semua pihak untuk Sulsel," katanya.
Gubernur Sulsel H.M. Nurdin Abdullah menilai kunjungan Ketua Gugus, Menko PMK dan Menkes merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap perkembangan Covid-19 di Sulsel.
"Kita telah menyimak beberapa masukan, harapan dari beliau, dan setelah melihat upaya kita semua, gugus tugas termasuk sinergi yang kita bangun bersama dengan seluruh Forkopimda Sulsel, saya kira itu yang memberikan kesan yang baik dalam kunjungan ini," pungkasnya.
Dalam kunjungan ini, juga diserahkan bantuan masker beda 40.000 pcs, medical gloves 3.000 pcs, APD 10.000 pcs, alat PCR 1 unit, buffon cap 500 Pcs, masker N95 2.000 pcs, face shield 2.000, serta plasma darah (convalescent) sebanyak 18 kantong untuk membantu pasien kritis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 27 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Jumat 27 Februari 2026
- Cuaca DIY Jumat 27 Februari 2026: Seluruh Wilayah Alami Hujan Ringan
- Pemadaman Listrik: Sedayu, Jogja, Wates dan Kalasan Kena Giliran
- Bus DAMRI Jogja-YIA, Cek Jadwal Lengkap 27 Februari 2026
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 27 Februari
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 27 Februari 2026
Advertisement
Advertisement









