Ini 7 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Paling Sedikit di Indonesia

Ilustrasi - Freepik
25 Mei 2020 14:47 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tujuh provinsi di Indonesia mencatat angka pasien positif Covid-19 di bawah 100 orang. Seluruhnya berada di luar Jawa dan Kalimantan.

Berdasarkan catatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (24/5/2020), kasus paling minim terjadi di empat provinsi di Sumatra yaitu Aceh, Bangka Belitung, Jambi, dan Bengkulu. Tiga provinsi lainnya adalah Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.

Provinsi Aceh menjadi daerah dengan kasus konfirmasi Covid-19 paling sedikit yaitu 19 kasus. Kemudian disusul Bangka Belitung 39 kasus serta Gorontalo 58 kasus. Di posisi selanjutnya Bengkulu 69 kasus, Nusa Tenggara Timur 79 kasus, Sulawesi Barat 86 kasus serta Jambi mencapai 95 kasus.

Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa kunci penyelesaian pandemi ini terletak pada kepatuhan masyarakat dengan anjuran pemerintah dan tokoh masyarakat.

Dia secara khusus mengapresiasi Provinsi Aceh yang berhasil menekan angka penyebaran Corona. Bahkan provinsi itu telah menutup akses jalan dari Sumatra Utara ke Serambi Mekkah.

“Kunci penyelesaian masalah ini ada di masyarakat. Pemerintah hanya membuat pedoman. Ketentuan, anjuran dan ini tidak akan ada hasilnya kalau masyarakat tidak patuh. Kalau masyarakatnya patuh pasti akan bagus. Aceh adalah salah satu provinsi yang luar biasa masyarakatnya patuh ,” katanya, Minggu (24/5/2020).

Menurutnya, para tokoh masyarakat seperti tokoh agama, tokoh adat dan tokoh yang lain menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, sehingga dapat menerapkan apa yang menjadi langkah upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru itu.

“Pasti ini peran dari tokoh masyarakat, bukan hanya dari peran pemerintah. Tapi tokoh masyarakat memegang peran kunci. Karena saya paham betul masyarakat Aceh itu masyarakat yang masih sangat patuh kepada tokoh-tokoh masyarakat,” tuturnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia