Advertisement
Sempat Dikira Pesawat, Balon Udara Raksasa Jatuh di Sragen
Ilustrasi - Antara/Siswowidodo
Advertisement
Harianjogja.com, SRAGEN—Balon udara raksasa yang menjadi bagian dari tradisi Lebaran di Ponorogo terlihat hingga wilayah wilayah Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, pada Minggu (24/5) pukul 11.00 WIB. Balon udara tersebut dikira pesawat misterius oleh warga Karangpelem
Salah satu warga Dukuh Ledok, Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen, Ening, sempat mendokumentasikan sesuatu yang melayang-layang diudara bewarna putih bercahaya saat terkena sinar matahari. “Iya, saya melihat langsung di langit. Banyak warga di Karangpelem yang melihat itu. Kalau orang awam ya dikira pesawat. Ternyata balon udara. Jatuhnya tidak tahu. Tapi bergeraknya ke arah utara. Informasi dari teman jatuhnya di Tawang, Sine, Sragen,” ujar Ening kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia.
Advertisement
Seorang warga Kampung/Kelurahan Sine, RT 003/RW 004, Sragen Kota, Puji, 32, menyampaikan awalnya sesuatu yang melayang di udara itu dikira bintang dan ada empat. Tapi, Puji mengatakan hanya satu yang turun di Kampung Tawang, Sine, Sragen Kota. “Lokasi jatuhnya itu masih satu kelurahan dengan kampung saya, jaraknya sekitar 1 km dari rumah saya. Tadi saya sudah dapat video yang dikirim teman saya di Tawang kalau balon udara dari Ponorogo itu jatuh di Tawang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Menlu Iran Kecam Keberadaan Militer AS di Dekat Perbatasannya
- Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026, Catat Tanggalnya
- Siaran Piala Dunia 2026 Didorong Jadi Penggerak Optimisme Warga DIY
- Belum Ada Kasus, Kemenkes Ingatkan Potensi Virus Nipah di Indonesia
- Gelombang Serangan Udara Israel Kembali Guncang Gaza, 32 Warga Tewas
- Serapan Danais DIY 2025 Tembus 98 Persen, Kebudayaan Tertinggi
- BPBD Serang Catat Banjir Bertahan di Empat Wilayah
Advertisement
Advertisement




