Advertisement
Vivo Jadi Ponsel China yang Alami Lonjakan Pengiriman Terbesar
Model menunjukan handphone OPPO Reno3 saat unboxing seri Reno3 di Jakarta, Senin (16/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Masyarakat Indonesia tercatat melakukan pembelian ponsel baru produksi pabrikan asal China meski wabah membuat ekonomi berada dalam tekanan.
Dalam laporan International Data Corporation (IDC) Indonesia terbaru yang diperoleh Bisnis, Senin (18/5/2020), produsen-produsen besar asal Negeri Tirai Bambu, seperti Oppo, Vivo, Xiaomi, dan Realme rata-rata mengalami kenaikan pengiriman secara tahunan.
Advertisement
Vivo, Realme, dan Xiaomi masing-masing mengalami lonjakan pengiriman terbesar. Jumlah pengiriman ke Indonesia terbanyak dilakukan oleh Vivo yang melonjak mencapai 15 persen. Sementara Realme dan Xiaomi ercatat 10 persen, dan sekitar 3 persen secara tahunan. Produsen merek China lainnya, Oppo yang bergerak di pasar menengah atas bergerak stagnan di sepanjang tahun ini.
Data IDC Indonesia menjelaskan gangguan pasokan hanya terjadi pada Maret 2020. Laporan itu menilai keberhasilan ponsel China meningkatkan penetrasi ke Indonesia dikarenakan fasilitas produksi lokal dan pasokan komponen yang aman selama dua bulan pertama kuartal I/2020.
Namun, tanda-tanda perlambatan pasar terjadi sekitar Maret 2020 ketika pemerintah mulai menerapkan langkah-langkah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serta penutupan outlet ritel untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
Market Analyst, Client Devices, IDC Indonesia Risky Febrian pun memprediksi pasar ponsel pintar dalam negeri mengalami turbulensi hingga kuartal III/2020 dengan belum diatasi penyebaran virus corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Diklat PPIH, Ini Alasannya
- Pemkab Bantul Bebaskan Pajak LP2B dan Siapkan Seragam Gratis di 2026
- Kasat Lantas Sleman Diganti Seusai Temuan Audit Itwasda Polda DIY
- Menkeu Purbaya Menilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Sinyal Positif
Advertisement
Advertisement



