All-New Kia Seltos Andalkan Platform K3, Siap Tantang XForce
All-New Kia Seltos hadir dengan platform K3, ADAS Level 2, dan kabin lebih lega. Harga resmi akan diumumkan di GIIAS 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi virus corona COVID-19, Polri meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran kabar hoaks. Masyarakat harus mengikuti informasi dari pemerintah.
Kepala Biro Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, selama masa pandemi virus corona ini banyak kabar hoaks yang menimbulkan kepanikan di masyarakat.
"Masyarakat jangan mengikuti yang ada di ponsel, ikuti saja anjuran pemerintah. Misalnya kalau keluar rumah pakai masker, ya diikuti, pakai masker. Atau pas ke restoran disuruh jaga jarak atau take away, ya ikuti," kata Argo dalam diskusi di Hotel Ambara, Jakarta Selatan, Rabu, (22/4/2020).
Selain itu, Polri juga meminta masyarakat untuk mengurangi membaca informasi atau berita-berita yang negatif selama pandemi sebab akan mempengaruhi imunitas tubuh.
"Karena dengan kesedihan itu maka imunnya turun, tapi kalau dengan gembira imun akan naik," ucapnya.
Dengan hanya mengikuti imbauan pemerintah, Argo menyebut setiap orang akan menjadi pahlawan pemutus rantai penyebaran virus corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
All-New Kia Seltos hadir dengan platform K3, ADAS Level 2, dan kabin lebih lega. Harga resmi akan diumumkan di GIIAS 2026.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Senin (20/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Bek Spanyol Pau Cubarsi dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 usai membawa La Furia Roja menjadi juara.
Pemkot Jogja menyiapkan pematangan lahan PSEL pada Agustus 2026. Anggaran Rp17 miliar ditanggung bersama Jogja, Sleman, dan Bantul.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 20 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Gempa magnitudo 5,5 mengguncang Peru tengah, menewaskan lima orang dan melukai 20 lainnya. Simak kronologi dan dampaknya.