Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina, 25 Januari 2020. /THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO via REUTERS
Harianjogja.com, SEMARANG -- Covid-19 tidak hanya menyerang masyarakat umum tetapi juga tenaga medis. Sebanyak 46 tenaga medis termasuk para dokter spesialis di RSUP dr Kariadi Semarang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Mereka saat ini telah menjalani isolasi mandiri di Hotel Kesambi Hijau di Kota Semarang.
Informasi perihal 46 tenaga medis RSUP Kariadi Semarang positif virus corona Covid-19 itu kali pertama diketahui dalam sebuah rekaman video yang tersebar dalam sebuah grup Whatsapp.
Rekaman video itu menampilkan seorang pria yang mengaku menjadi salah satu dokter yang menjalani isolasi mandiri akibat terinfeksi virus corona.
Sementara dalam kata-katanya, pria itu juga menulis jika ada 46 tenaga medis RSUP dr Kariadi Semarang yang positif Covid-19. Mereka saat ini menjalani isolasi mandiri.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Tengah (Jateng) yang juga Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengonfirmasi hal itu.
Ganjar menyebut ada 46 tenaga medis, termasuk beberapa di antaranya dokter spesialis RSUP dr Kariadi Semarang yang positif virus corona Covid-19.
"Kemarin saya sudah dihubungi Kadinkes [Kepala Dinas Kesehatan Jateng] untuk menyiapkan tempat isolasi dan sudah kami sediakan. Mereka semua sudah menjalani isolasi di tempat itu. Kami akan dukung penuh para pejuang kemanusiaan ini untuk bisa kembali sehat dan melaksanakan tugas," ujar Ganjar, Kamis (16/4/2020).
Ganjar mengaku sangat prihatin dengan banyaknya tenaga medis yang positif Covid-19 di RSUP dr Kariadi Semarang itu.
"Mereka sudah berjuang luar biasa, dan saat dilakukan tes, mereka dinyatakan positif. Kami akan terus support mereka selama masa isolasi," tegasnya.
Ganjar berharap para dokter RSUP Kariadi yang dinyatakan positif Covid-19 itu segera membaik. Tidak hanya dukungan tempat isolasi, segala kebutuhan yang mereka butuhkan juga akan dicukupi semaksimal mungkin.
Kondisi Isolasi
"Kemarin ada yang minta vitamin, langsung kami kirimkan kepada mereka. Kami akan berusaha menyiapkan hal yang terbaik bagi mereka," tegasnya.
Mengenai kondisi 46 tenaga medis RSUP dr Kariadi Semarang yang positif corona tersebut, Ganjar menerangkan semuanya dalam kondisi baik.
Bahkan, Ganjar sempat mendapat kiriman video yang menggambarkan kondisi para tenaga medis dalam menjalani masa karantina.
"Kalau saya lihat video yang beredar, mereka ceria dan semangat. Mereka dokter, pasti tahu kondisinya masing-masing secara medis. Semoga cepat sehat, saya lihat mereka ceria semuanya," imbuhnya.
Ganjar juga berpesan kepada seluruh rumah sakit di Jateng untuk mendisplinkan pengelolaan protokol kesehatan.
"Disiplin itu sangat penting. Saya harap seluruh pengelola rumah sakit bisa memperbaiki manajemennya. Yang sakit dan yang sehat harus disiapkan tempat terpisah, sehingga tidak tertular," tegasnya.
Banyaknya tenaga medis RSUP dr Kariadi Semarang yang positif virus corona Covid-19 itu menunjukkan kebutuhan APD yang mendesak.
Pihaknya juga akan terus mendukung pemenuhan sarana prasana para tenaga medis di Jateng dalam menghadapi wabah virus corona. Ia menjamin stok APD di Jateng aman untuk tenaga medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)