Musim Hujan November 2026, BNPB Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor
BNPB mengingatkan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, banjir bandang, longsor, dan banjir lahar saat musim hujan.
Media massa, jurnalis, pers, wartawan/Ilustrasi
Harianjogja.com, BOGOR - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk transparan kepada media massa terkait penanganan virus Corona penyebab Covid-19.
"Memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media harus dilakukan dengan detail dan baik," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna dari Istana Bogor melalui telekonferensi, Selasa (14/3/2020).
Jokowi ingin berita baik dapat tersampaikan ke masyarakat sehingga menumbuhkan sikap optimis kepada mereka.
"Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan sehingga rasa optimis masyarkaat cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif," imbuhnya.
Selain itu, ia meminta penegakkan hukum yang dilakukan oleh aparat dapat dilakukan. Menurut Jokowi ini penting demi menjaga kedisiplinan di tengah pandemi Covid-19.
"Penegakan hukum dengan dukungan aparat negara ini juga penting dilakukan sehingga betul-betul masyarakat kita memiliki kedisplinan yang kuat untuk menghadapi ini," pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
BNPB mengingatkan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, banjir bandang, longsor, dan banjir lahar saat musim hujan.
Pemkab Kulonprogo menemukan sejumlah pelanggaran SOP di 10 dapur MBG, mulai dari pisau berkarat hingga lalat hinggap pada makanan.
Komisi III DPR mengapresiasi pencopotan Kapolres Sukoharjo dan tiga anggota polisi terkait polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Yusril Ihza Mahendra belum memastikan kabar pengamanan jenderal Polri. Divisi Humas Polri dijadwalkan menggelar konferensi pers.
PSIM Jogja menyiapkan enam pemain EPA U-20 dan U-18 untuk League Cup 2026/2027 sekaligus memberi kesempatan kepada pemain minim menit bermain.
Sedayu General Hospital Bantul mengembangkan terapi oksigen hiperbarik untuk membantu pemulihan pasien sekaligus mendukung kebugaran dan wellness tourism di DIY