Bom Peninggalan PD II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
Ledakan bom peninggalan PD II di Biak menewaskan lima orang, tiga warga hilang, 19 luka-luka, dan puluhan warga mengungsi.
Media massa, jurnalis, pers, wartawan/Ilustrasi
Harianjogja.com, BOGOR - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk transparan kepada media massa terkait penanganan virus Corona penyebab Covid-19.
"Memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media harus dilakukan dengan detail dan baik," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna dari Istana Bogor melalui telekonferensi, Selasa (14/3/2020).
Jokowi ingin berita baik dapat tersampaikan ke masyarakat sehingga menumbuhkan sikap optimis kepada mereka.
"Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan sehingga rasa optimis masyarkaat cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif," imbuhnya.
Selain itu, ia meminta penegakkan hukum yang dilakukan oleh aparat dapat dilakukan. Menurut Jokowi ini penting demi menjaga kedisiplinan di tengah pandemi Covid-19.
"Penegakan hukum dengan dukungan aparat negara ini juga penting dilakukan sehingga betul-betul masyarakat kita memiliki kedisplinan yang kuat untuk menghadapi ini," pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Ledakan bom peninggalan PD II di Biak menewaskan lima orang, tiga warga hilang, 19 luka-luka, dan puluhan warga mengungsi.
Arus kendaraan di Tol MBZ meningkat 45,6 persen saat libur Waisak 2026. Sebanyak 82.314 kendaraan melintas di kedua arah.
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah menjaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dalam perayaan Waisak 2026.
BGN menangguhkan 2.213 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena belum memenuhi standar manajemen, sanitasi, dan layanan penerima manfaat.
Penemuan kerangka manusia di hutan Rembang menggegerkan warga. Polisi masih menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya.