Gajah Sumatera Indro Mati usai Alami Komplikasi Kesehatan
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Media massa, jurnalis, pers, wartawan/Ilustrasi
Harianjogja.com, BOGOR - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk transparan kepada media massa terkait penanganan virus Corona penyebab Covid-19.
"Memberikan penjelasan-penjelasan secara transparan kepada media harus dilakukan dengan detail dan baik," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna dari Istana Bogor melalui telekonferensi, Selasa (14/3/2020).
Jokowi ingin berita baik dapat tersampaikan ke masyarakat sehingga menumbuhkan sikap optimis kepada mereka.
"Jangan sampai banyak berita yang baik tidak bisa disampaikan sehingga rasa optimis masyarkaat cenderung masuk ke hal-hal yang tidak positif," imbuhnya.
Selain itu, ia meminta penegakkan hukum yang dilakukan oleh aparat dapat dilakukan. Menurut Jokowi ini penting demi menjaga kedisiplinan di tengah pandemi Covid-19.
"Penegakan hukum dengan dukungan aparat negara ini juga penting dilakukan sehingga betul-betul masyarakat kita memiliki kedisplinan yang kuat untuk menghadapi ini," pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Lima peserta SPPI meninggal saat pelatihan bela negara. Pengamat mendesak investigasi independen dan audit total sistem pelatihan.
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala hingga 2029. Mantan asisten Pep Guardiola itu menghadapi tantangan besar menjaga dominasi The
Pemkab Kulonprogo berencana menghidupkan kembali Alwa GERR Nostalgia di Alun-alun Wates untuk menggerakkan UMKM, budaya, dan hiburan masyarakat.
Indonesia menempati peringkat kelima negara dengan tingkat obesitas tertinggi di ASEAN. Prevalensi mencapai 11,52% dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kro