Hasil Seleksi Calon Wakil Ketua LPS: Lima Nama Lolos Tahap Kedua
Seleksi kelayakan dan kepatutan pemilihan Calon Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Periode 2025-2030 telah selesai. Hasilnya ada lima
Ilustrasi/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Pegadaian (Persero) menyatakan salah satu karyawannya meninggal dumoa akibat terinfeksi virus Corona. Perseroan telah melakukan berbagai upaya dalam mencegah penularan virus tersebut.
Sekretaris Perusahaan Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo menjelaskan bahwa salah satu putra terbaik di perseroan itu meninggal akibat COVID-19 pada Rabu (1/4/2020). Almarhum merupakan merupakan karyawan Divisi Strategic Human Capital (SHC).
Dia menjelaskan bahwa seluruh keluarga besar Pegadaian turut berduka atas meninggalnya karyawan di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta tersebut. Menurut Amoeng, pihaknya telah berusaha untuk mengurangi risiko karyawan untuk terjangkit virus corona.
"Kami semua kehilangan sosok seorang pekerja keras yang selama ini bekerja dengan dedikasi tinggi. Kabar meninggalnya beliau tentu sangat mengejutkan kami semua, mengingat saat terakhir bekerja pada Rabu [18/3/2020] yang bersangkutan masih tampak sehat," ujar Amoeng dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (3/4/2020).
Dia menjelaskan bahwa perseroan telah melakukan vaksinasi influenza secara bertahap sesuai ketersediaan. Vaksinasi tahap pertama diberikan kepada seluruh karyawan, baik karyawan tetap maupun outsource, yang berada di Kantor Pusat, Kantor Wilayah Jakarta, dan kantor layanannya.
Amoeng pun menjelaskan bahwa Pegadaian menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home atau WFH) sejak Kamis (19/3/2020). Saat ini, sekitar 90 persen karyawan di Kantor Pusat Pegadaian telah bekerja dari rumah.
“Di tengah suasana duka ini, kami akan melakukan tracing terhadap karyawan yang mungkin sempat berinteraksi dengan almarhum, untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. Selanjutnya akan dirujuk ke rumah sakit untuk dapat melakukan rapid test,” ujarnya.
Sejak isu wabah tersebut merebak di Indonesia, perseroan sudah membentuk gugus penanganan Covid-19 di tingkat pusat dan wilayah yang dikenal sebagai Command Centre Penanggulangan COVID-19.
Amoen menjabarkan bahwa di level unit layanan, kantor wilayah di Jakarta sudah mengurangi jam operasional kantor cabang induk dan menutup sementara unit kecil pelayanan cabang untuk menerapkan social dan physical distancing. Oleh karena itu, nasabah dihimbau untuk bertransaksi menggunakan aplikasi Pegadaian Digital Servces (PDS).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Seleksi kelayakan dan kepatutan pemilihan Calon Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Periode 2025-2030 telah selesai. Hasilnya ada lima
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina