Usung Tema Global Talent, SV UGM Pamerkan Lompatan Kinerja Lima Tahun Terakhir
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menguatkan langkah menuju standar internasional pada puncak perayaan Dies Natalis ke-17 yang digelar di Gedung T
Ilustrasi/Reuters-Beawiharta
Harianjogja.com, JOGJA—Di tengah kesulitan mendapatkan penumpang karena adanya imbauan pembatasan keluar rumah oleh pemerintah, beberapa driver ojek online mengapresiasi apa yang dilakukan oleh operator transportasi berbasis aplikasi, Gojek yang membantu agar para mitranya selalu sehat dan aman.
Apalagi belakangan diketahui manajemen dan karyawan Gojek telah menghimpun dana dari gaji mereka untuk membantu pendapatan para driver yang turun selama wabah virus Corona (Covid-19).
“Pihak Gojek kepeduliannya sudah sangat luar biasa. Kami juga dibagikan masker, hand sanitizer, vitamin C. Kepedulian luar biasa untuk para mitranya yang tetap semangat onbid,” Riza Nurpadillah salah satu mitra Gojek di Tanggerang Barat, Kamis (27/3/2020).
Dia mengakui selama masa program pemerintah menjaga jarak atau social distancing, pendapatan mereka berkurang signifikan. Namun dirinya bersyukur, dapat pemasukan tambahan dari naiknya orderan GoFood di beberapa wilayah.
Ini terjadi setelah adanya program Gojek yang mendorong agar Gofood dapat menjadi pilihan saat sekarang adanya kebijakan work from home, atau bekerja dari rumah untuk sebagian besar karyawan perusahaan di Indonesia.
“Ya otomatis pendapatan berkurang, yang paling terasa GoRide. GoFood ada peningkatan, tapi tidak menyeluuruh, tergantung wilayah,” paparnya.
Menurut Riza, hingga saat ini di wilayah Tanggerang, sebagian besar mitra driver tetap beroperasi.
“Rata-rata masih onbid, bukan tidak mengindahkan imbauan pemerintah, meski takut, rasa takut kami kalah dengan desakan kebutuhan,” akunya.
Ia berpesan kepada sesama rekan driver, untuk menjaga pola makan, memperbanyak istirahat, tidak memaksakan kondisi tubuh saat terasa lelah, selalu menjaga kebersihan atribut (helm, sarung tangan), serta sering-sering mencuci tangan 20 detik pakai sabun atau hand sanitizer saat di lapangan.
“Kami ini pejuang keluarga, harus tetap sehat, kalau kita jatuh sakit, keluarga kita bisa terbengkalai. Semoga Covid-19 di Indonesia segera berakhir,” jelas Riza.
Hal senada disampaikan oleh Jhon Rony Fetriandy. mitra driver Jabodetabek. Meski ordera Goride turun, dirinya mengaku bersyukur untuk Gosend masih stabil. Bahkan untuk orderan Gofood terjadi peningkatan. Ia optimistis bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan tetap beroperasi.
"Selama Covid-19 masih banyak yang beroperasional, termasuk saya, dengan tetap melaksanakan protokol pencegahan, yaitu jaga jarak, sering cuci tangan, dan tidak berkumpul. Kami mengapresiasi manajemen Gojek yang membagikan hand sanitizer, masker dan vitamin ke setiap mitranya dibantu oleh Tim PKM dan URC dan Kami juga selalu mendapat arahan dalam rangka pencegahan Covid-19," ujar Jhon.
Ia mengimbau rekan sesama mitra untuk menjaga kebersihan diri, kendaraan, dan atribut serta terus meningkatkan ibadah.
"Mau kerja mandi dulu, pakaian yang bersih, motor dicuci atau dibersihkan setiap hari, helm selalu bersih, jaket juga, pakai hand sanitizer dan rajin cuci tangan, jaga jarak, dan selalu jaga salat," pesannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menguatkan langkah menuju standar internasional pada puncak perayaan Dies Natalis ke-17 yang digelar di Gedung T
Pieter Huistra mengungkap kondisi cedera Mousa Bagayoko dan menilai penampilan bek sayap PSS Sleman saat kalah 1-2 dari Borneo FC.
Silmy Karim dan enam pejabat imigrasi didakwa melakukan pemerasan Rp168,9 miliar dalam pengurusan izin tinggal WNA.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mendukung pengusulan wartawan Udin sebagai Pahlawan Nasional bidang jurnalistik melalui pembentukan TP2GD
Bandara Don Mueang Thailand mengubah prosedur pemeriksaan keamanan mulai 1 November 2026. Penumpang diimbau datang lebih awal dan mengikuti arahan petugas.
KPK menggeledah Kantor DLH Klaten dalam penyidikan kasus korupsi lima klaster yang terungkap lewat OTT dengan barang bukti Rp1,2 miliar.