40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Ilustrasi. /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA-Warga pulau Jawa paling banyak menikmati KPR bersubsidi.
Pemerintah menyebut ada tiga skema penyaluran subsidi Kredit Perumahan Rakyat (KPR) pembiayaan pembangunan rumah, di antaranya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).
Namun, Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat jumlah unit yang terbangun, dari tiga skema tersebut, sejak tahun 2015 - 30 Oktober 2019, mayoritas unit rumah subsidi terbangun di Jawa. Walaupun penyaluran memang tersebar di berbagai provinsi.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, penyebaran rumah bersubsidi tersebut punya spesifikasi sesuai ketentuan. Maka itu, perbedaan lokasi penyaluran tidak lantas membuat perbedaan spesifikasi bangunan.
"Jadi ketentuannya apabila rumah maksimum 36 meter persegi, kalau luas tanah maksimum 200 meter persegi," ujar dia di kantor Kementerian PUPR, Kamis (19/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Melvyn Lorenzen menilai PSS Sleman memiliki tim kompetitif dan staf pelatih berkualitas setelah resmi bergabung dengan Super Elja.
Simak 4 tips membeli mobil bekas lewat lelang, mulai dari menentukan anggaran hingga menyiapkan kendaraan cadangan.
Googlebook Lenovo mulai terungkap ke publik. Laptop baru Google ini menggabungkan Android, Gemini AI, dan ChromeOS.
Justin Hubner memilih bertahan di Eropa setelah Fortuna Sittard menolak tawaran Persija Jakarta yang disebut bernilai jutaan.
Kunjungan wisatawan ke Sleman naik 14% menjadi 4,56 juta pada Semester I 2026. Wisatawan nusantara mendominasi hingga 98,2%.