Advertisement
Warga Pulau Jawa Paling Banyak Menikmati KPR Bersubsidi
Ilustrasi. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Warga pulau Jawa paling banyak menikmati KPR bersubsidi.
Pemerintah menyebut ada tiga skema penyaluran subsidi Kredit Perumahan Rakyat (KPR) pembiayaan pembangunan rumah, di antaranya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).
Advertisement
Namun, Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat jumlah unit yang terbangun, dari tiga skema tersebut, sejak tahun 2015 - 30 Oktober 2019, mayoritas unit rumah subsidi terbangun di Jawa. Walaupun penyaluran memang tersebar di berbagai provinsi.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, penyebaran rumah bersubsidi tersebut punya spesifikasi sesuai ketentuan. Maka itu, perbedaan lokasi penyaluran tidak lantas membuat perbedaan spesifikasi bangunan.
"Jadi ketentuannya apabila rumah maksimum 36 meter persegi, kalau luas tanah maksimum 200 meter persegi," ujar dia di kantor Kementerian PUPR, Kamis (19/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Susunan Pemain PSIM vs Bali United: Donny Warmerdam Cadangan
- Menkeu Purbaya: Dana LPDP Dipulangkan Termasuk Bunganya
- Cuaca Ekstrem, Sleman Perpanjang Status Darurat hingga Mei
- One Battle After Another Film Terbaik BAFTA 2026
- Cristiano Ronaldo Ikut Puasa Ramadan 2 Hari
- Tak Dapat BKK, Warga Sidoharjo Sragen Bangun Jalan Sendiri
- Busyro Muqoddas Sebut Putusan untuk Aktivis UNY Adil
Advertisement
Advertisement








