Harga Pertamax Naik Rp16.250, Pertamina Ungkap Alasannya
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Ilustrasi. /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA-Warga pulau Jawa paling banyak menikmati KPR bersubsidi.
Pemerintah menyebut ada tiga skema penyaluran subsidi Kredit Perumahan Rakyat (KPR) pembiayaan pembangunan rumah, di antaranya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).
Namun, Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat jumlah unit yang terbangun, dari tiga skema tersebut, sejak tahun 2015 - 30 Oktober 2019, mayoritas unit rumah subsidi terbangun di Jawa. Walaupun penyaluran memang tersebar di berbagai provinsi.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, penyebaran rumah bersubsidi tersebut punya spesifikasi sesuai ketentuan. Maka itu, perbedaan lokasi penyaluran tidak lantas membuat perbedaan spesifikasi bangunan.
"Jadi ketentuannya apabila rumah maksimum 36 meter persegi, kalau luas tanah maksimum 200 meter persegi," ujar dia di kantor Kementerian PUPR, Kamis (19/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
DPR minta polisi tindak tegas judi berkedok arena anak di Jakarta. 60 orang diamankan, puluhan mesin disita.
Dokter ungkap bahaya merokok sesekali. Risiko jantung, kanker hingga kecanduan tetap mengintai meski jarang merokok.
Pertamina tambah 1,3 juta LPG 3 Kg di Jateng dan DIY jelang libur 1 Muharram 1448 H. Stok dipastikan aman dan mencukupi.
Pesawat B-52 Stratofortress jatuh di California saat uji terbang. Delapan awak diduga tewas, ini kronologi dan spesifikasinya.
Lampah Dalu Merapi 2026 jadi simbol pelestarian lingkungan lewat tradisi budaya di lereng Gunung Merapi.