Advertisement
Terpilih Lagi Jadi Ketum PMI, JK Jabat 3 Periode
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). - Suara.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) untuk yang ketiga kalinya. Keputusan itu berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) XXI PMI 2019. JK akan menjabat Ketua Umum Periode 2019 hingga 2024.
"Seluruh peserta munas menerima atas laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PMI periode 2014 hingga 2019 dan memutuskan Jusuf Kalla menjadi Ketua Umum PMI periode 2019 hingga 2024," kata Ketua Pimpinan Sidang Pleno Sumarsono di Jakarta, Senin (16/12/2019).
Advertisement
Mantan Wapres tersebut terpilih kembali secara aklamasi sehingga, mempunyai hak preogatif untuk menentukan susunan kepengurusan PMI periode 2019 hingga 2024.
Sementara dalam sambutannya, Jusuf Kalla mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta munas yang menerima laporan pertanggungjawabannya dan telah kembali mempercayakan dirinya sebagai Ketua Umum PMI.
BACA JUGA
Dengan demikian, ia akan kembali bekerjasama diperiode berikutannya. Selain itu, usulan-usulan dari peserta munas yang merupakan pengurus PMI tingkat provinsi kota dan kabupaten akan menjadi bagian dari rencana program kerja dirinya 2019 hingga 2024.
"Usulan dari peserta itu tentunya penting dan akan dipertimbangkan sesuai pandangan-pandangan dari pengurus PMI baik provinsi, kota maupun kabupaten," katanya.
Dalam sambutannya, mantan orang nomor dua di Indonesia tersebut menyempatkan diri untuk membacakan pantun yang isinya "Bunga mawar merah warnanya, semerah lambang PMI Kita. Terima Kasih atas penerimaan dan dukungannya kami terima dengan tangan terbuka".
Penetapan Ketua Umum PMI tersebut juga disimbolkan dengan penyerahan tongkat bendera PMI kepada Jusuf Kalla yang menandakan bahwa ia kembali sebagai pimpinan tertinggi di PMI periode 2019 hingga 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Halaman SDN Kokap Longsor Dini Hari, Bangunan di Bawahnya Rusak Parah
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Proses Pencarian Pesawat ATR 42-500 Capai Titik Baru, Ini Kata Menhub
- LavAni Taklukkan Bhayangkara 3-1 di Proliga 2026
- Hingga Kini Banjir Jakut Belum Surut, BPBD: 12 Ruas Jalan Tergenang
- Yastroki Desak Kebijakan Nasional Tangani Darurat Stroke
- Rangkuman Bencana Nasional: Banjir, Angin Kencang, Longsor
- Profil Lengkap Indonesia Air Transport Pemilik ATR 42-500
- Diimbangi Persela, Ansyari: PSS Dihukum karena Hilang Konsentrasi
Advertisement
Advertisement



