Jokowi Datangi Mantan Dosen Pembimbingnya di UGM
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyambangi mantan dosen pembimbingnya, Ir. Kasmudjo, semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
Diskotek Colosseum/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemprov DKI membuat keputusan membatalkan penghargaan Adi Karyawisata untuk Diskotek Colosseum.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan penghargaan tersebut awalnya ditetapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan Nomor 388/2019, tentang Penetapan Pemenang Adi Karyawisata 2019.
"Penghargaan itu dibubuhi tanda tangan cetak, bukan tanda tangan basah Gubernur [Anies Baswedan] atas nama Pemprov DKI," katanya saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Senin (16/12/2019).
Dia menegaskan proses penjurian hingga pemberian penghargaan sepenuhnya dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI.
Berdasarkan fakta tersebut, Saefullah menuturkan pemberian penghargaan Adi Karyawisata 2019 kepada Colloseum dibatalkan. Apalagi, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta justry merekomendasikan untuk menutup diskotek Colosseum karena terindikasi ada transaksi narkotika.
"Gubernur sudah memberikan teguran kepada tim Disparbud karena tidak cermat. Selanjutnya, prosedur dan kriteria penilaian penghargaan harus ditinjau kembali di masa yang akan datang," lanjutnya.
Bukan itu saja, Sekda DKI mengatakan Gubernur Anies telah memerintahlan Inspektorat agar memeriksa atau melakukan investigasi terhadap jajaran PNS di Disparbud DKI yang terlibat dalam proses penilaian. Jika terbukti lalai, Pemprov DKI akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jajaran yang terlibat sementara dibebaskan tugas selama pemeriksaan berjalan," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyambangi mantan dosen pembimbingnya, Ir. Kasmudjo, semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
HIPMI Syariah DIY merilis riset Gen Z dan milenial untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah DIY yang lebih tepat sasaran.
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
BGN menargetkan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis 2026. Dapur MBG yang tidak memenuhi SOP akan ditutup sementara.
KPK mengungkap kode "malaikat" dan grup band dalam dugaan pembagian uang hasil pemerasan pengurusan KITAP dan KITAS di Imigrasi.
Sekda DIY menyebut surplus APBD 2025 berasal dari efisiensi dan hasil lelang, bukan karena program tidak terlaksana.