Anies Baswedan Pernah Jadi Wartawan TVRI Jogja

Pengalaman Anies Baswedan di program Tanah Merdeka TVRI Yogyakarta - Instagram/@aniesbaswedan
18 November 2019 21:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Anies Baswedan mengisahkan pengalamannya saat menjadi wartawna di TVRI Jogja.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbagi nostalgia di akun media sosialnya pada Minggu (17/11/2019). Melalui unggahan di Instagram, ia mengenang masa-masa ketika masih bekerja di TVRI Jogja.

Separuh dari 10 foto tersebut bernuansa jadul. Saat itu Anies masih remaja. Dari kebanyakan foto itu, Anies memakai seragam setelan putih ditambah dasi merah, dan rambut keritingnya tampak sedikit lebih tebal daripada saat ini.

Sementara, lima foto lainnya adalah foto terbaru Anies bersama teman-teman lamanya dari program Tanah Merdeka TVRI Yogyakarta.

Menyertai 10 foto yang ia unggah, Anies mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang karena baru saja bersilaturahmi lewat acara reuni dengan kawan-kawannya itu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menjelaskan, program TV yang digagas Ishadi SK dan dikelola Koestilah kala itu dibentuk sebagai jawaban terhadap kritik untuk TVRI, ketika acaranya masih dianggap klise dan dangkal.

Acara lawas tersebut, yang disiarkan setiap pukul 20.00 WIB pada Selasa pekan keempat dalam sebulan, berisi wawancara dengan para tokoh di berbagai bidang, mulai dari seni, akademik, politik, sejarah, hingga bisnis.

"Sebagai pewawancara adalah para siwa SMA dan mahasiswa yang terpilih dari Jogja dan Jawa Tengah," ungkap pengguna akun resmi Instagram @aniesbaswedan ini.

Anies sendiri sudah mulai bergabung dengan Tanah Merdeka ketika masih duduk di bangku SMA. Dari situlah ia mulai mengantongi pengalaman mewawancarai puluhan tokoh penting di Indonesia.

"Saya ikut mendaftar pada 1989 dan diterima, waktu itu masih kelas 3 SMA, tentu senang sekali, karena ini kesempatan untuk bertemu dengan banyak tokoh dan menggali sisi-sisi inspiratif mereka. Setiap liburan, kami berombongan naik kereta ekonomi dari Jogja ke Jakarta untuk menemui dan mewawancarai tokoh-tokoh di ibu kota," kenang Anies.

Beberapa tokoh yang pernah ia wawancarai antara lain Mendikbud Prof Fuad Hasssan (1985-1993) dan Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto (1987-1992). Anies pun tak menyangka, bertahun-tahun setelah wawancara, ia merasakan pula dua jabatan itu.

"Tidak pernah terbayang bahwa kemudian hari saya berkantor di ruangan tempat wawancara itu," tulis Anies, yang juga pernah mewawancarai pebisnis sekaligus Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara pada 1998-1999 Tanri Abeng.

Setelah menunjukkan kesuksesan, kata Anies, Tanah Merdeka melebarkan sayap dengan membuat buletin, yang redaksinya dipimpin oleh Anies.

Dirinya pun berharap, di masa kini dibuat lagi program seperti Tanah Merdeka, yang menurutnya telah membantu dirinya melatih kemandirian dan kreativitas di masa muda.

"Kita berharap program seperti Tanah Merdeka bisa dihadirkan kembali, tentu dengan format dan media yang sesuai dengan zaman sekarang, tapi pesan tentang dan dari anak muda untuk anak muda," ungkap sang mantan Pemimpin Redaksi Buletin Tanah Merdeka.

"Terima kasih kepada TVRI Stasiun Yogya yang telah menjadi rumah bagi anak-anak muda untuk melatih kemandirian dan kreativitas. Terima kasih atas kesempatan mendapatkan pengalaman belajar," tutupnya.

Sumber : Suara.com