Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
PKS./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA - PKS akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada Kamis (14/11/2019). Rakornas ini untuk menegaskan sikap PKS sebagai partai di luar pemerintahan atau oposisi.
"Rakornas 2019 juga akan kami jadikan momentum penegasan dan pengukuhan sikap oposisi PKS," kata Juru bicara PKS Ahmad Fathul Bari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (14/11/2019).
Fathul mengatakan, berbagai momentum yang terjadi sebelumnya seperti yang dilakukan Presiden PKS Sohibul Iman beserta Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo, yang oleh banyak kalangan disebut sebagai "Pelukan Kebangsaan".
Hal itu menurut dia tidak membuat perubahan sikap PKS untuk tetap menjalankan peran sebagai partai oposisi, yang akan menjadi penyeimbang jalannya demokratisasi dan menjaga tetap adanya keberpihakan pemerintah terhadap rakyat.
Fathul tidak memungkiri ada sebagian anggapan yang mempertanyakan konsistensi sikap PKS setelah momentum "pelukan kebangsaan" yang dianggap sebagai bagian dari perubahan sikap partainya, walaupun kenyataannya berbeda.
"Walau kemarin Presiden PKS sempat berpelukan dengan Presiden Jokowi dan Surya Paloh yang notabene merupakan rival politik kami, tapi hal itu tidak mengubah sikap kami untuk tetap berada di luar pemerintahan. Walau pelukan, tapi tetap oposisi," ujarnya.
Dia mengatakan, Rakornas PKS itu juga akan mendengarkan arahan Ketua Majelis Syuro PKS dan partainya juga akan menyampaikan sikap politiknya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024.
Menurut dia, selain agenda-agenda tersebut, Rakornas PKS juga akan membahas langkah koordinasi di berbagai bidang khususnya untuk persiapan menghadapi Pilkada 2020 dan Pemilu 2024.
"Berbagai agenda politik tentu akan dibahas, termasuk hal-hal yang mungkin terkait dengan Pemilu 2024, serta agenda Pilkada serentak di 2020," katanya.
PKS akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional 2019 yang akan dihadiri oleh seluruh pengurus PKS di tingkat pusat dan daerah se-Indonesia. Acara Rakornas tersebut akan digelar pada tanggal 14-16 November 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.