Bibit Siklon 91B Picu Potensi Hujan Lebat hingga Akhir Oktober
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai NasDem yang digelar 8-11 November itu mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju./ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A.
Harianjogja.com, JAKARTA - Dalam Kongres Ke-2 Partai NasDem, muncul usulan Surya Paloh untuk menjadi calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Usulan muncul dari sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem.
"DPW mengusulkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem 2019-2022 dan ada tujuh di antaranya juga mengusulkan [Surya Paloh] sebagai capres pada 2024," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Johnny G. Plate di area Kongres Ke-2 Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).
Seperti dilansir Antara, dia menyebutkan ketujuh DPW yang menyampaikan usul tersebut antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jambi, dan Gorontalo.
Namun, usulan tersebut masih ditampung karena agenda pembahasan capres tidak ditetapkan dalam empat rapat pleno. Johnny menerangkan pembicaraan terkait capres 2024 akan berkembang di rapat komisi dan rapat pleno selanjutnya, yang digelar pada Minggu (10/11/2019).
Adapun para pemberi usul belum bertanya kepada Surya Paloh terkait kesediaannya menjadi capres 5 tahun lagi. Meski demikian, ada beberapa mekanisme pencalonan presiden, salah satunya lewat proses demokratisasi bottom up.
"Sehingga bisa saja memilih model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi," papar Johnny.
Dia mengemukakan konvensi memang menjadi salah satu opsi. Tetapi, untuk pencalonan presiden 2024, Partai NasDem disebut masih menunggu perkembangan politik Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.
KPK merespons kode RAMA dalam kasus Silmy Karim. Dalam dakwaan, disebut ada dugaan setoran Rp40 juta setiap pekan untuk seorang menteri.