Tambahan Dana Transfer ke Daerah Tunggu Restu Presiden
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai NasDem yang digelar 8-11 November itu mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju./ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A.
Harianjogja.com, JAKARTA - Dalam Kongres Ke-2 Partai NasDem, muncul usulan Surya Paloh untuk menjadi calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Usulan muncul dari sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem.
"DPW mengusulkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem 2019-2022 dan ada tujuh di antaranya juga mengusulkan [Surya Paloh] sebagai capres pada 2024," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Johnny G. Plate di area Kongres Ke-2 Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).
Seperti dilansir Antara, dia menyebutkan ketujuh DPW yang menyampaikan usul tersebut antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jambi, dan Gorontalo.
Namun, usulan tersebut masih ditampung karena agenda pembahasan capres tidak ditetapkan dalam empat rapat pleno. Johnny menerangkan pembicaraan terkait capres 2024 akan berkembang di rapat komisi dan rapat pleno selanjutnya, yang digelar pada Minggu (10/11/2019).
Adapun para pemberi usul belum bertanya kepada Surya Paloh terkait kesediaannya menjadi capres 5 tahun lagi. Meski demikian, ada beberapa mekanisme pencalonan presiden, salah satunya lewat proses demokratisasi bottom up.
"Sehingga bisa saja memilih model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi," papar Johnny.
Dia mengemukakan konvensi memang menjadi salah satu opsi. Tetapi, untuk pencalonan presiden 2024, Partai NasDem disebut masih menunggu perkembangan politik Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
PHRI DIY menargetkan okupansi hotel 70% pada Agustus 2026 dengan menggenjot promosi wisata religi dan pasar korporasi di Jogja.
Krisis migrasi di Ceuta memicu bentrokan warga dengan migran asal Maroko. Polisi dikerahkan, sementara ketegangan terus meningkat.
Harga solar Shell naik menjadi Rp21.910 per liter mulai 1 Agustus 2026, sementara Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo turun.
Kalender Agustus 2026 memiliki dua hari libur nasional tanpa cuti bersama. Simak daftar tanggal merah dan peluang long weekend.
Harga emas Antam hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, turun Rp20.000 menjadi Rp2.603.000 per gram. Simak daftar harga dan buyback terbaru.