2 Santri Tewas Saat Bersihkan Sumur Ponpes di Secang

Salah satu mayat santri yang tewas dalam sumur dibawa ke RSJ Magelang untuk dimintakan visum et repitum. - Antara/Heru Suyitno
05 November 2019 23:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG—Dua santri Pondok Pesantren Nurul Ali, Sempu, Ngadirojo, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (5/11/2019), tewas saat membersihkan sumur.

Kapolsek Secang AKP Purwanto mengatakan kedua santri tersebut teridentifikasi sebagai Abdul Kodim, 25, warga Bojong, Mangli, Kaliangkrik dan Adi Usman, 21, warga Gumuk, Muneng, Pakis, Kabupaten Magelang. Keduanya tewas saat membersihkan sumur di kompleks ponpes.

Karena saluran air mati, mereka berinisiatif untuk membersihkan sumur yang diperkirakan berkedalaman 15 meter dengan diameter 1 meter agar airnya kembali bisa disedot. Tiga santri turun tangan membersihkan sumur itu, selain Adi dan Kodim, turut serta juga Muh. Thohar, 24.

"Ketika itu, korban Adi dan Kodim serta Amin berinisiatif untuk menguras sumur. Kemudian mereka mencari tangga dan diikatkan dengan tiang untuk turun ke sumur," paparnya di Kabupaten Magelang, Selasa.

Santri yang pertama turun ke sumur adalah Adi. Ia kemudian berteriak minta tolong dan Kodim turun bermaksud menolongnya, sedangkan Muh. Thohar ada di atas. Thohar mengatakan telah merencanakan untuk membersihkan sumur sejak sehari sebelumnya, namun baru dilaksanakan Selasa.

Thohar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkan kepada pengasuh ponpes. Kemudian laporan diteruskan ke Polsek Secang.

Proses evakuasi kedua korban dilakukan petugas Damkar Kabupaten dan Kota Magelang. Setelah berhasil dievakuasi, jasad kedua korban dibawa menuju RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang untuk dimintakan visum et repitum.

Sumber : Antara