Erick Thohir Jadi Menteri, Saham 4 Perusahaannya Turun

Menteri BUMN Erick Thohir - JIBI/Bisnis.com
23 Oktober 2019 18:07 WIB Duwi Setiya Ariyanti News Share :

Harianjoga.com, JAKARTA--Penunjukan Erick Thohir sebagai menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak berimbas positif terhadap laju saham-saham yang terkait dengan pengusaha media itu.

Setidaknya ada empat emiten yang terkait langsung dengan Erick, yakni PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI) dan PT Mahaka Media Tbk. (ABBA), PT Intermedia Captal Tbk. (MDIA), dan PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA).

Berdasarkan data Bloomberg, empat saham itu berakhir di zona merah pada perdagangan Rabu (23/10/2019). Koreksi paling dalam dialami oleh saham ABBA.

Sejak awal perdagangan hari ini, ABBA tersungkur di zona merah. Setelah bergerak di kisaran Rp175-Rp234, ABBA ditutup turun 36 poin atau -16,82% ke level Rp178.

Padahal, ABBA sempat reli dan menyentuh level tertinggi sepanjang tahun berjalan di level Rp236 per saham pada 21 Oktober 2019. Dalam 1 tahun, ABBA mencetak return 67,92%.

Sementara itu, saham MARI hanya turun tipis 0,88% ke level Rp228 per saham. Demikian pula dengan saham MDIA dan VIVA.

Saham MDIA terkoreksi 6,67% ke level Rp98 dan saham VIVA turun 3,33% ke level Rp87 pada akhir perdagangan hari ini.

Seperti diketahui, Erick menduduki jabatan penting di jajaran direktur, komisaris dan pemegang saham empat perusahaan tersebut. Erick menduduki jabatan Direktur Utama Intermedia Captal, Presiden Komisaris Mahaka Radio Integra, Komisaris Utama Mahaka Media, dan Direktur PT Trinugraha Thohir Media Partners yang menguasai 0,79% saham VIVA.

Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (23/10/2019), Erick Thohir menggelar serah terima jabatan Menteri BUMN dengan Rini Soemarno di Kementerian BUMN.

Kinerja 4 Saham yang Terkait dengan Erick Thohir
Kode SahamKinerja Harian (%)Kinerja Ytd (%)Harga Penutupan 23/11/2019
ABBA-16,8285,42Rp178
MARI-0,88-12,4Rp228
MDIA-6,67-27,94Rp98
VIVA-3,33-33,59Rp87

Sumber: Bloomberg, per 23 Oktober 2019.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia