Menaker Yassierli Ungkap Skill yang Dibutuhkan Generasi Muda
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ditanya tentang kemungkinan Prabowo Subianto menjadi menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ke-12 Jusuf Kalla memberikan jawaban. Hal itu disampaikannya dalam acara Mata Najwa episode "Terima Kasih Pak JK" pada Rabu (16/10/2019) malam.
Pembawa acara Najwa Shihab melontarkan pertanyaan kepada Jusuf Kalla, "Pak Prabowo cocok tidak jadi menteri Pak Jokowi?"
Sambil tertawa Jusuf Kalla menjawab, "Itu masalah koalisi, ya jawabannya itu, itu tergantung koalisi."
Najwa Shihab lantas mendesak Jusuf Kalla untuk menjawab pertanyaannya. "Kan pertanyaan saya cocok atau tidak," ujar pembawa acara tersebut.
Pria yang dua kali menduduki jabatan Wakil Presiden ini merasa pertanyaan yang dilontarkan Najwa Shihab sensitif.
"Kan ada pertanyaan off the record, ada yang on the record," ujar Jusuf Kalla.
Masih belum puas dengan jawaban Jusuf Kalla, Najwa kembali memberikan pertanyaan. "Kalau begitu saya berandai-andai kalau cocok, Pak Prabowo itu cocoknya Menteri Pertahanan atau Menkopolhukam?" tanya Najwa.
"Kan ada hubungannya tadi itu," jawab Jusuf Kalla yang kemudian diiringi dengan suara tepuk tangan penonton.
Menurut JK, dalam pemerintahan perlu ada keseimbangan atau ada oposisi. Dia khawatir akan ada perpecahan di dalam jika semua pihak bergabung dalam pemerintahan.
"Politik itu etikanya sangat kabur, ada saja [etika], tapi dalam hal gabung menggabung apa yang terbaik, boleh saja. Jadi dalam politik itu tidak ada kawan atau lawan sejati," imbuh Jusuf Kalla.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto santer disebut bakal masuk Kabinet Kerja Jilid II pada masa kepemimpinan kedua Presiden Jokowi, 2019 - 2024.
Prabowo disebut bakal menggantikan Ryamizard Ryacudu menjadi Menteri Pertahanan RI.
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, bakal bersyukur kalau kabar tersebut nantinya menjadi kenyataan.
"Kalaulah nanti benar seperti yang ditulis banyak orang dan yang kita dengar terkait kemungkinan beliau menjadi Menteri Pertahanan atau lain-lain, saya Alhamdulillahirobilalamin," kata Ngabalin saat ditemui di Kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Revitalisasi 71.744 sekolah ditargetkan pada 2027 dengan prioritas sekolah terdampak bencana, rusak berat, dan daerah 3T.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 27 September 2026 naik. Cek harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Simulasi UMP 2027 jika naik 7,5%-9,5%. UMP DKI Jakarta berpotensi mencapai Rp6,27 juta berdasarkan usulan KSPI dan Partai Buruh
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.