Advertisement
Penemu Terobosan Pengobatan Gagal Jantung & Kanker Raih Nobel Kedokteran
Penganugerahan Nobel Kedokteran 2019 - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Nobel Kedokteran tahun ini dianugerahkan kepada warga negara AS dan Inggris. Kelompok ilmuwan yang terdiri atas tiga orang, yakni William Kaelin, Gregg Semenza, dan Peter Ratcliffe, menemukan perubahan molekuler yang mengatur carasel beradaptasi dengan tingkat oksigen yang berfluktuasi. Penemuan ini membuka pendekatan baru untuk mengobati gagal jantung, anemia dan kanker.
Sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (10/8/2019), William Kaelin yang bekerja di U.S. Dana-Farber Cancer Institute dan Sekolah Kedokteran Harvard mengatakan, dia kewalahan mendapatkan panggilan sebelum fajar yang mengabarkan dia dan dua dokter lainnya, Gregg Semenza dari Universitas Johns Hopkins dan Peter Ratcliffe dari Universitas Oxford, telah memenangkan penghargaan senilai US $9 juta itu.
Advertisement
Ratcliffe, yang juga Direktur Penelitian Klinis Francis Crick Institute di London mengatakan merasa terhormat dan senang dengan berita itu.
Pekerjaan para ilmuwan ini antara lain menetapkan dasar untuk memahami bagaimana tingkat oksigen dirasakan oleh sel, sebuah penemuan yang sedang dieksplorasi oleh para peneliti medis yang berusaha mengembangkan perawatan untuk berbagai penyakit yang bekerja dengan mengaktifkan atau memblokir mesin penginderaan oksigen di tubuh.
Pekerjaan mereka berpusat pada respons hipoksia, yakni cara tubuh bereaksi terhadap fluks oksigen.
"Pekerjaan ini telah mengungkapkan mekanisme elegan yang digunakan sel-sel manusia untuk merasakan kadar oksigen dan merespons," kata Andrew Murray, pakar di Universitas Cambridge Inggris yang memberi selamat kepada ketiganya.
Venki Ramakrishnan, Presiden Akademi Sains Royal Society Inggris mengatakan oksigen adalah unsur penting untuk kelangsungan hidup setiap sel dalam tubuh manusia. Terlalu sedikit atau terlalu banyak bisa menyebabkan bencana. Memahami bagaimana evolusi telah melengkapi sel untuk mendeteksi dan merespons naiknya kadar oksigen membantu menjawab pertanyaan mendasar.
"Ini menunjukkan pada kita bahwa hal itu juga memberikan wawasan tentang bagaimana proses ini terus membentuk kesehatan dan kesejahteraan kita," ujarnya.
Selama berolahraga, misalnya, tubuh menggunakan oksigen dengan cepat, dan ini adalah saklar yang membantu sel mengetahui berapa banyak oksigen yang didapatnya dan bagaimana seharusnya berperilaku.
"Jika Anda terserang stroke, tiba-tiba tidak ada oksigen yang mengalir ke otak. Jika sel-sel itu akan bertahan hidup, mereka perlu menemukan cara untuk beradaptasi dengan tingkat oksigen itu," katanya.
Bidang kedokteran adalah yang pertama dari rangkaian penganugerahan Hadiah Nobel yang diberikan setiap tahun. Hadiah untuk pencapaian dalam sains, perdamaian dan sastra telah diberikan sejak 1901 dan diciptakan atas kehendak penemu dinamit dan pengusaha Alfred Nobel.
Peraih Nobel Kedokteran telah juga meliputi sejumlah ilmuwan hebat seperti Alexander Fleming, penemu penisilin, dan Karl Landsteiner, yang mengidentifikasi golongan darah terpisah sehingga memungkinkan transfusi yang aman untuk diperkenalkan secara luas.
Tahun lalu Ilmuwan AS dan Jepang yakni James Allison dan Jepang Tasuku Honjo memenangi hadiah untuk penemuan tentang bagaimana memanfaatkan sistem kekebalan dalam terapi kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
Advertisement
Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Sabtu 21 Maret 2026
- Cek Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 21 Maret, Paling Pagi Pukul 04.20 WIB
- Presiden Prabowo Ajak Rakyat Perkuat Persatuan di Hari Raya Idulfitri
- Kali Talang hingga Deles Indah Kembali Dibuka 22 Maret 2026
- Presiden Prabowo Salat Idulfitri Bersama Warga Aceh Tamiang
- Wapres Gibran Rakabuming Salat Id di Istiqlal Bersama Jan Enthes
- Usai Salat Id, Prabowo Bagi Sembako ke Warga Aceh Tamiang
Advertisement
Advertisement








