Ganjar Pranowo Sebut Gaji Kepala Daerah Akan Naik Setelah Jokowi Dilantik

Ganjar Pranowo - Ist/Humas Pemprov Jateng
07 Oktober 2019 04:17 WIB Imam Yuda Saputra News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG—Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, membocorkan rencana kenaikan gaji kepala daerah se-Indonesia setelah pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), 20 Oktober nanti.

Hal itu disampaikan Ganjar menyusul viralnya slip gaji Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, di media sosial Instagram, beberapa hari lalu. Slip gaji yang diunggah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara itu menunjukkan angka Rp5,9 juta setelah dipotong pajak.

Ganjar menilai kecilnya gaji kepala daerah itu sebenarnya bukan rahasia umum. Namun, ada rencana kenaikan dan seluruh kepala daerah sudah tahu termasuk Bupati Banjarnegara.

“Jadi itu [soal gaji] jangan diomongkan, karena semua orang sudah tahu. Sebenarnya Pak Bupati sudah tahu, kan saat rapat di Istana Bogor, beliau juga hadir. Kalau memang tidak tahu, boleh bertanya pada saya, pada Kemendagri atau Presiden langsung," terangnya.

Meski menyesalkan viralnya gaji Bupati Banjarnegara itu, Ganjar mengatakan tidak akan memberikan teguran.

"Tidak ada teguran. Hanya saya sampaikan saja, sabar," imbuhnya.

Disinggung tentang berapa idealnya gaji kepala daerah, Ganjar menerangkan hal itu sangat relatif. Namun dari obrolan bersama bupati/wali kota se-Jateng, Ganjar menemukan angka yang diharapkan oleh mereka.

"Saat ada kasus OTT Kudus, saya tanya apa problemnya. Mereka menjawab bahwa pendapatan kurang. Terus saya tanya kalau kurang berapa? Mereka mengusulkan Rp100 juta," terangnya.

Menurut Ganjar, angka itu masuk akal. Meski itu hanya berdasarkan obrolan dan belum dilakukan riset khusus tentang berapa sebenarnya kebutuhan gaji kepala daerah dan dengan indikator tertentu.

"Namun menurut saya, angka Rp100 juta itu masuk akal. Sudah saya komunikasikan dengan Presiden, Kemenkeu dan Kemendagri. Sudah saya ajak ngomong cukup lama. Ini memang butuh proses panjang. Sekali lagi, sabar," pungkasnya.

Slip gaji Bupati Banjarnegara menjadi bahan pembicaraan di dunia maya. Dalam postingan itu, terta gaji Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono hanya Rp5,9 juta setelah dipotong untuk zakat.

"Mudah-mudahan beliau (Presiden) sebagai orang tua saya dan panutan saya bisa melihat keadaan gaji bupati yang ada di seluruh Indonesia, saya kira sama. Dari tahun 2010 sampai sekarang belum ada penyesuaian. Mudah-mudahan barangkali ada peningkatan, bisa bermanfaat untuk teman-teman kita semua di Indonesia yang sebagai kepala daerah," kata Budhi.

Sumber : JIBI/Solopos