Kekeringan DIY Meningkat, BPBD Siapkan Anggaran dan Bantuan Air
BPBD DIY menyiapkan dukungan anggaran menghadapi puncak kekeringan Agustus-September 2026. Gunungkidul sudah salurkan 484 tangki air.
Ilustrasi penemuan bayi./Okezone
Harianjogja.com, BANDUNG - Petugas kebersihan di Kelurahan Braga, Kota Bandung menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki berusia beberapa hari yang sudah tidak bernyawa di tempat sampah, Senin (16/9/2019).
Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Ari Purwanto mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan setempat. Saat ditemukan, kata dia, kondisi bayi terbungkus kain dan dalam posisi tergeletak di antara tumpukan sampah, kulitnya pun masih merah.
"Bayi ini pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan, kemudian di laporkan kepada kami," kata Ari.
Berdasarkan kesaksian Maman petugas kebersihan, menurutnya bayi tersebut ditemukan sekira pukul 08.00 WIB. Saat itu petugas kebersihan sedang memindahkan sampah ke truk.
Kemudian Maman beserta rekannya, Ruhiyana melaporkan penemuan tersebut ke pihak kepolisian dalam wilayah Polsek Sumur Bandung.
"Warna kulitnya masih merah khas bayi baru lahir. Kuat dugaan janin ini sengaja dibuang," kata Ari.
Dengan adanya penemuan tersebut, kata dia, pihak kepolisian masih mendalami untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sehingga pihaknya bisa menemui titik terang untuk mencari pelaku pembuangan bayi malang tersebut.
"Untuk pelakunya kini kita masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPBD DIY menyiapkan dukungan anggaran menghadapi puncak kekeringan Agustus-September 2026. Gunungkidul sudah salurkan 484 tangki air.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Saham BMRI turun 0,47% ke Rp4.200 pada perdagangan 24 Agustus 2026 di tengah polemik rekening Supriyono alias Mas Botok.
Andre Rosiade meminta publik tak resah soal rekening Mas Botok dan menegaskan bank bekerja sesuai prosedur serta koridor hukum.
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.