Exit Toll Jogja di Sekitar Lottemart Disetujui, Pintu Keluar Masuk Lainnya di UPN & Monjali

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Solopos/Nicolous Irawan
20 Agustus 2019 21:37 WIB Hafit Yudi Suprobo News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Enam entry dan exit toll akan dibangun di tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen. Dua pintu keluar masuk tol kemungkinan akan dibikin di atas Ring Road Utara, seusuai dengan konstruksi jalan layang penghubung tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen.

Namun, konsep pintu keluar masuk tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen yang masuk wilayah DIT bukan berupa entry dan exit toll, melainkan on off. Pasalnya, pembangunan  entry dan exit toll membutuhkan lahan sekitar dua hektare. Adapun konsep on off bisa menggunakan lahan di bawah dua hektare.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diberi kesempatan berdiskusi dengan Pemerintah Pusat guna memberikan masukan tentang entry dan exit toll pada akhir Juli lalu. Kasubbid Pertanahan dan Penataan Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman Dona Saputra Ginting mengatakan Sleman mengusulkan entry dan exit toll dari arah timur di daerah Desa Tamanmartani Kalasan yang merupakan titik persinggungan antara rencana jalan tol dan Ring Road. Namun, usulan itu tidak disetujui oleh Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan dan dipindah di sebelah utara RS PDHI, Kalasan.

“Tapi yang di titik itu [utara RS PDHI] namanya bukan entry exit melainkan on off. Bedanya kalau on off, penggunaan lahannya lebih minimal sedangkan entry-exit toll setidaknya dua hektare area akan terkena dampak," jelas Dona di Pemkab Sleman, Selasa (20/8/2019).

Pemkab Sleman juga mengusulkan titik keluar-masuk di sekitar Lottemart, tetapi kepastiannya baru akan diketahui setelah detail engineering design (DED) disusun. Pasalnya, penentuan entry exit toll ini mempertimbangkan sejumlah faktor di antaranya perhitungan derajat kemiringan, dan topografi.

“Ancer-ancernya sekitar Lottemart untuk entry dan exit toll dan sudah di-acc [disetujui]. Selain itu akan ada di atas Ring Road tetapi belum ada usulan, kemungkinan di lokasi tersebut ada dua on off untuk membuka kawasan perkotaan Jogja dari arah Solo dan Magelang,” ujar dia.

Dona memprediksi titik keluar-masuk tol tersebut ada di seputaran Monumen Jogja Kembali dan UPN Veteran Jogja yang merupakan simpul keramaian.

Perkiraan entry dan exit toll yang kelima ada di utara Westlake, Gamping. Di daerah itu terdapat tanah kosong yang direncanakan menjadi titik pertemuan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen.

Di kawasan Jogja bagian barat juga akan ada entry dan exit toll yang diprediksi ada di sekitar Desa Margodadi, Seyegan. Menurut Dona, lokasi exit-entry toll dipilih karena kawasan perkotaan sudah terlampau padat. Sementara itu, jika dilebarkan ke Sleman sisi timur, di kawasan itu terdapat banyak candi dan hanya tersedia sedikit ruang.