Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Gunung Soputan erupsi, Minggu (16/12/2018)./Ist-MAGMA Indonesia
Harianjogja.com, BANDUNG- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, sebanyak 127 gunung api aktif di Indonesia, 22 di antaranya dinaikkan statusnya dari normal menjadi waspada dan siaga.
"Empat gunung dalam status siaga (III) dan 18 lainnya dalam status waspada (III)," kata Kepala PVMBG Bagian Geologi, Kasbani, dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (12/8/2019).
Empat gunung api yang dalam status siaga, yakni Gunung Sinabung (Sumut) sejak 20 Mei 2019, Gunung Agung (Bali) sejak 10 Februari 2018, Gunung Soputan (Sulut) sejak 3 Oktober 2018, dan Gunung Karangetang (Sulut) sejak 20 Desember 2018.
Sementara 18 gunung api tingkat aktivitas Level II (waspada), di antaranya Gunung Merapi, Gunung Marapi, Gunung Kerinci, Gunung Semeru, Gunung Bromo, Gunung Rinjani, Gunung Sangeangapi.
Kemudian Gunung Rokatenda, Gununh Lokon, Gunung Gamalama, Gunung Gamkonora, Gunung Ibu, Gununh Dukono, Gunung Ili Lewotolok, Gununh Banda Api, Gunung Anak Krakatau, G.Tangkuban Parahu, dan Gunung Slamet.
"47 gunung api lainnya, dalam aktifitas tingkat normal. Kita terus lakukan pemantauan selama 24 jam," kata Kasbani.
Dengan ada kenaikan status di beberapa gunung, masyarakat diminta untuk tidak mendekati kawah gunung-gunung yang saat ini dalam status siaga dan waspada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.