BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Jateng hingga Akhir Mei
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Media massa, jurnalis, pers, wartawan/Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA - Masyarakat dibuat kaget atas informasi yang beredar bahwa Net TV melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal pada pegawainya. Kabar tersebut pun menjadi trending nomor satu di Twitter.
Net TV dikenal sebagai televisi masa kini dan menjadi stasiun televisi yang diklaim digemari oleh remaja dan masyarakat Indonesia.
Banyak warganet yang menyesalkan atas berita yang beredar. Dilihat dari cuitan mereka di Twitter seolah tak terima dan berharap Net segera memberikan klarifikasi mengenai pemberitaan tersebut.
“Pdhl Net jd media yg dituju banyak millenial nih. Terbukti, sekreatif Net (menurut subyektif gw) bikin program aja masih berdarah2. Inilah kerasnya industri media di Indonesia, but i love it!,” twit @christsuprapto, Jumat (9/8/2019).
” NET TV OH NO PLS DONT GO,” ujar @serenity9xx.
“Save NET TV,” twit @Ricups1.
“PADAHAL AKU PENGEN KERJA DI NET TV. kenapa Net TV ga mampu bersaing? karna segmennya dia menengah ke atas, dimana mereka mencari hiburan disaat kosong jadwal. kalau TV lain segmen mereka memang kelas menengah kebawah, makannya sinetron2 tsb bagi kita tidak bermutu,” ujar @espodheng.
Walau sudah ramai hingga menjadi trending topic nomor 1 di Twitter, namun hingga Jumat (9/8/2019) pukul 14.29 WIB, pihak Net belum menjawab pertanyaan Okezone.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.
Program kerja sama Cek Kesehatan Gratis antara Gojek dan Kementerian Kesehatan berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026, diawali di Palembang dan Bandung
Petugas retribusi Parangtritis dibacok orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif penyerangan.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.