6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (8/1/2019)./JIBI-Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pengelola pusat perbelanjaan dan perhotelan menanggung banyak kerugian akibat padamnya listrik di Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, Minggu (4/8/2019).
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan, kejadian tersebut membuat layanan perhotelan terganggu. Dia mengatakan, dampak terbesar dialami oleh hotel-hotel yang berada di daerah luar DKI Jakarta, terutama di daerah tujuan wisata.
“Hotel-hotel di daerah yang paling terganggu. Sebab kalau akhir pekan seperti saat ini, okupansi hotel tertinggi di daerah, seperti di Bandung, Bogor, dan daerah-daerah lain,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis.com, Minggu (4/8/2019) petang.
Dia mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi oleh pengelola hotel adalah padamnya jaringan perbankan untuk mengakomodasi pembayaran dari para pengguna hotel. Pasalnya, padamnya listrik terjadi hampir bersamaan dengan periode check out hotel.
Dia mengatakan, para pengelola hotel di daerah mengeluh karena harus membuat kuitansi perjanjian pembayaran dengan para penyewa hotel yang tidak membawa uang tunai untuk membayar jasa hotel. Para penyewa hotel pun mengeluhkan harus menunggu jaringan perbankan menyala kembali, sebelum akhirnya dapat membayar dan pulang.
“Sekarang mayoritas orang kalau bayar sewa hotel pasti pakai transaksi nontunai, baik kartu kredit atau kartu debit. Sementara itu, jaringan perbankan juga mati tak lama setelah listrik padam, ATM-ATM pun tidak dapat digunakan sementara. Akhirnya pengelola hotel harus memutar otak untuk menyiasati konsumen yang tidak bawa uang tunai,” katanya.
Namun demikian, dia belum dapat menyebutkan seberapa besar kerugian yang dialami oleh para pengelola hotel. Dia, mengaku masih terus menantikan laporan terbaru dari para pengelola hotel di daerah.
Saat dihubungi terpisah, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan, kejadian padamnya listrik secara serempak di beberapa daerah di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten membuat transaksi pembayaran secara nontunai menjadi terganggu.
Pada saat yang bersamaan, dia mendapatkan laporan tingkat kunjungan di pusat perbelanjaan meningkat tajam pada Minggu (4/8/2019), lantaran masyarakat mencari tempat hiburan yang mampu menyediakan listrik secara normal.
“Bagi para penyewa pusat perbelanjaan, masyarakat yang berbondong-bondong ke mal menjadi rezeki tambahan bagi mereka, karena penjualan dan traffic kunjungannya naik. Sementara itu, bagi pengelola mal justru sebaliknya, kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengoperasikan genset selama berjam-jam,” katanya.
Di sisi lain, CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land Alphonsus Widjaja mengatakan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan yang dikelola grupnya mengalami kenaikan sebesar 30% akibat adanya pemadaman listrik.
"Karena mati listriknya dari tadi siang, banyak yang menyerbu ke pusat perbelanjaan untuk sekedar ngadem dan colokan listrik," ujarnya kepada Bisnis.com, Minggu (4/8/2019) malam.
Menurutnya, kerugian yang dialami pelaku usaha pusat perbelanjaan akibat menggunakan genset. Kendati demikian besaran kerugian itu belum dapat dihitung karena di beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya masih mengalami pemadaman listrik.
"Kerugiaannya cukup tinggi tetapi belum tau berapa. Ya kalau pas bukan beban puncak ya biaya gensetnya lebih mahal 30% dibandingkan dengan listrik PLN tetapi kalau pas beban puncak, jam 18.00 ke atas biayanya sama saja antara genset dan PLN," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Topan Dujuan mendekati Tokyo, JAL dan ANA membatalkan sedikitnya 275 penerbangan akibat cuaca buruk dan hujan ekstrem.
Simak lima alat pelacak mobil, mulai dari GPS Kabel Android hingga Super Spring VT-100 M. Ketahui fitur dan kisaran harganya.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.