Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. /Suara.com-Umay Saleh
Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri dari kalangan prfesional yang saat ini menjabat diprediksi bakal bertahan di kabinet kerja jilid dua.
Presiden Joko Widodo diyakini akan mempertahankan menteri yang bekerja secara profesional dan berprestasi selama menjabat di Kabinet Kerja, termasuk menteri dari kalangan partai politik.
Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, di Jakarta, Selasa, menyebutkan faktor loyalitas dan kinerja di periode pertama, akan menjadi pertimbangan.
Hal lain yang dinilai juga adalah \'jalan tengah\' dengan memilih politisi parpol yang juga profesional. Selain itu juga memiliki jaringan di partai yang kuat, agar kebijakan-kebijakan strategis bisa didukung oleh dewan.
"Artinya dia orang partai, tetapi punya kompetensi yang baik di bidangnya, jadi politisi profesional. Ini akan menjadi jalan tengah, apalagi ada isu partai pengusung 02 (Prabowo-Sandi) akan bergabung juga," kata Arya.
Menurut dia, selain soal kinerja internal, Jokowi akan melihat kemampuan menteri tersebut bekerja sama dengan kementerian lain di kabinet. Termasuk juga kecocokan atau \'Chemistry\' antara Jokowi dengan menteri tersebut.
"Menteri-menteri yang bisa memenuhi target yang diberikan Jokowi kemungkinan juga akan dipertahankan," katanya.
Sementara itu, Ekonom Centre of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah memperkirakan, akan ada dua menteri di bidang ekonomi yang saat ini menjabat diganti oleh tokoh baru.
"Pergantian ini untuk menyesuaikan target Presiden di periode kedua," ujarnya.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara, secara terpisah mengakui ada beberapa menteri lama yang masih cocok untuk kepentingan lima tahun ke depan. Namun, soal pemilihan, itu adalah hak prerogatif presiden.
"Ada beberapa menteri kita lihat sukses. Menteri yang ada sekarang tidak perlu dibongkar pasang lagi. Kalau saya lihat masih cocok dan kompeten. Menurut saya dipertahankan karena terbukti bagus kinerjanya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Bek PSIM Jogja, Franco Ramos akan memulai musim menyandang sebagai kapten utama tim. Bek asal Argentina tersebut mengaku siap mengemban tanggung jawab lebih bes
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di fase grup yang seluruhnya digelar di SUGB
Korea Selatan akan memindahkan sekitar 350 institusi publik dari Seoul mulai 2027. Sejong diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru untuk mendukung pemerata
PSIM Jogja membidik kemenangan pada laga perdana Super League musim 2026/2027 yang bertepatan dengan hari ulang tahun klub.
OpenAI meluncurkan GPT-6 Astra, model AI pertama yang melampaui ambang kapabilitas keamanan siber kritis. Kemampuannya memicu kekhawatiran baru di industri tekn