Masker KN-95 Mulai Langka, Produksi Dalam Negeri Masih Longgar
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Halal bi Halal di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019) malam. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj meminta pada pemerintah agar melibatkan organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Hal itu dikatakan oleh Said saat memberi sambutan dalam acara Halal bi Halal di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat. Ia menyatakan NU akan selalu beriringan dengan konstitusi.
"Jangan khawatir, jangan ragu. Dulu, sekarang, dan seterusnya NU akan selalu bersama konstitusi," ujar Said, Senin (24/6/2019) malam.
Dalam kesempatan ini, Said kemudian mengutarakan permintaannya kepada pemerintah yang juga ditujukan kepada Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin yang turut hadir.
"Maka kepada pemerintah terutama wakil presiden (Maruf Amin). Kalau ingin kuat, kalau ingin gagah bangsa Indonesia ini, kalau ingin berwibawa ajak lah Nahdlatul Ulama," ujar Said.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Empat pria bertopeng membakar Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo setelah mengancam penjaga malam dengan senjata tajam.
Harga Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga akhir 2026. Pemerintah menjaga harga BBM subsidi demi daya beli masyarakat.
Ketua MK Suhartoyo mengingatkan calon advokat tak menjadikan klien sebagai objek bisnis dan pentingnya menjalankan prinsip officium nobile.
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.